KENDARIKINI.COM – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Unggul Garuda Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dibuka mulai Kamis, 5 Februari 2026. Pendaftaran dilakukan secara daring dan akan berlangsung hingga 28 Februari 2026.
Informasi tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Aris Badara, saat menghadiri Forum Koordinasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan se-Sultra yang dirangkaikan dengan sosialisasi SMA Unggul Garuda, Kamis (5/2/2026).
Aris menjelaskan, seluruh proses seleksi peserta didik dilakukan secara nasional oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, tes akademik, tes psikologi, wawancara, hingga tes kesehatan.
“Pendaftaran dibuka secara online mulai 5 sampai 28 Februari 2026. Informasi lengkap dapat diakses melalui akun resmi media sosial @sekolahgaruda.ri,” ujar Aris.
Menurutnya, seleksi dilakukan secara ketat dan transparan untuk menjaring putra-putri terbaik Sultra agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
SMA Unggul Garuda Sultra dirancang dengan konsep pendidikan berbasis akademik unggulan, penguatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), sistem asrama, serta pembinaan intensif untuk mengikuti berbagai kompetisi nasional dan internasional.
“Sekolah ini dibangun di atas tiga pilar utama, yaitu akses seluas-luasnya bagi siswa berbakat, prestasi akademik, dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Selain fokus pada akademik, peserta didik juga didorong aktif dalam kegiatan riset dan pengabdian masyarakat yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Tak hanya membuka pendaftaran siswa baru, Sekolah Unggul Garuda Sultra juga tengah membuka rekrutmen guru untuk mengajar di sekolah tersebut.
Aris menambahkan, pada tahun 2026 Pemerintah Indonesia meluncurkan 16 Sekolah Garuda di berbagai daerah sebagai bagian dari program pemerataan pendidikan berkualitas. Sebanyak 12 sekolah merupakan Sekolah Garuda Transformasi, sementara empat lainnya dibangun baru.
“Salah satu dari empat sekolah Garuda yang dibangun baru itu berada di Kabupaten Konawe Selatan,” ungkapnya.
Sekolah tersebut dibangun di atas lahan milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang telah dihibahkan kepada pemerintah pusat. Lokasi itu sebelumnya merupakan kawasan perkantoran salah satu Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra.
“Kita patut berbangga. Dari sekian banyak provinsi, Sultra menjadi salah satu daerah yang dipercaya membangun Sekolah Garuda baru. Ini tidak terlepas dari upaya dan arahan Bapak Gubernur Andi Sumangerukka,” tegas Aris.*










