KENDARIKINI.COM – Kepala Desa Maperaha, Damulin, mengapresiasi buku karya mahasiswa asal Desa Maperaha, Rasmin Jaya.
Buku berjudul Transformasi dan Wacana di Era Distrupsi dinilai menjadi karya inspiratif bagi generasi muda desa.
Damulin mengatakan mahasiswa harus mampu berkarya dan memberi kontribusi positif bagi masyarakat serta daerah.
Menurutnya, lahirnya buku tersebut menjadi kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat Desa Maperaha, Kabupaten Muna Barat.
“Kami bangga ada mahasiswa melahirkan karya dan mengangkat nama baik kampung halaman,” ujar Damulin.
Ia berharap mahasiswa tidak hanya fokus kuliah, tetapi aktif berorganisasi, membaca, dan membangun kemampuan kepemimpinan.
Damulin menilai budaya literasi penting untuk menghadapi tantangan besar di era perkembangan informasi saat ini.
Ia juga berharap buku tersebut menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berkontribusi membangun daerah.
Selain itu, buku karya Rasmin Jaya diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemangku kebijakan dan kalangan akademisi.
Damulin menyebut isi buku membahas isu kepemudaan, pendidikan, kepemiluan, hingga penegakan hukum di Sulawesi Tenggara.
Sementara itu, Rasmin Jaya mengaku bersyukur mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa terhadap karya literasinya.
Menurutnya, budaya membaca dan menulis menjadi instrumen penting membangun sikap kritis dan kreatif mahasiswa.
“Menulis adalah proses belajar dan menyampaikan gagasan positif kepada publik,” kata Rasmin Jaya.*










