Jumat, Juni 12, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaUpdate Perkembangan Jalur Trans Sulawesi Oheo Konut Senin 7 April 2025

Update Perkembangan Jalur Trans Sulawesi Oheo Konut Senin 7 April 2025

KENDARIKINI.COM – Begini update perkembangan banjir di Jalur Trans Sulawesi di Desa Sambandete, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konut pada Senin 1 April 2025.

Kapolres Konut AKBP Rico Fernanda melalui Kasi Humas Bripka Muh Ikbal mengatakan secara umum sampai saat situasi relatif kondusif terkendali

“Situasi terkini hingga saat ini masih terjadi Luapan Air Sungai Lalindu sehingga mengakibatkan air menggenangi  badan Jalan Poros Trans Sulawesi sepanjang -+ 300 meter, dangan ketinggian air bervariasi berkisaran dari -+ 30 cm, 50 cm, 70 cm, 100 cm sampai dengan 120 cm, genangan air saat ini masih tetap atau stabil belum ada tanda-tanda penurunan,” jelasnya.

Sambungnya untuk kendaraan R2 (Roda Dua) masih di akses menggunakan jasa rakit yang di sediakan masyarakat setempat dengan tarif berfariasi sekitar Rp. 50.00 s/d Rp 100.000/ unit.

“Untuk kendaraan R4 (roda empat) jenis Avansa dan sejenisnya masih menggunakan jasa Rakit/pincara dengan tarif sekitar  -+ Rp 300.000 s/d Rp 500.000, disesuaikan dengan berat muatannya sedangkan Untuk kendaraan jenis Truck R10  dan R6  saat ini masih dapat melintasi genangan air,” tambahnya.

Lanjutnya terdapat Antrian kendaraan sepanjang jalan trans Sulawesi sekitar 500 km baik Roda Empat dan Roda Enam serta roda sepuluh dari  arah Asera – Wiwirano maupun sebaliknya.

“Personil juga memberikan himbauan kepada warga pemilik Rakit/Pincara untuk selalu mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun warga yang membutuhkan jasa angkutan, serta menghimbau agar tarif angkutan jasa rakit di sesuaikan dengan hasil kesepakatan antara warga,
pemerintah desa/lurah serta Forkopimda Kabupaten Konawe Utara,” jelasnya.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa Pemda Konut dalam menanggulangi terkait masalah penyebrangan dengan berupaya membuat pincara/rakit untuk memuat kendaraan masyarakat R4 dan R2 dengan tarif tidak di tentukan atau tidak di patok.

“Untuk saat ini juga masih terjadi antrian Kendaraan R10, R6, R4, baik dari Arah Kendari menuju Arah Wiwirano begitupun sebaliknya,” pungkasnya.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -