KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, memaparkan potensi besar sektor kemaritiman Sultra dalam audiensi bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Rabu sore (7/12/2025), di Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Andi Sumangerukka diterima langsung oleh Wakil Menteri KKP, Laksamana Madya TNI (Purn) Dr. Didit Herdiawan. Audiensi ini membahas koordinasi persiapan peresmian Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, sekaligus meminta dukungan KKP dalam pengembangan potensi maritim Sultra.
Gubernur menjelaskan, KNMP Desa Sorue Jaya merupakan salah satu program strategis KKP di daerah yang dikembangkan sebagai kawasan terpadu. Di lokasi tersebut terdapat shelter pendaratan ikan seluas dua hektare, yang terintegrasi dengan destinasi wisata bahari serta memiliki konektivitas langsung dengan Pulau Bokori dan Pantai Toronipa.
“Kawasan ini memiliki banyak aspek potensial yang saling terintegrasi, baik dari sisi ekonomi, pariwisata, maupun pemberdayaan masyarakat,” ujar Andi Sumangerukka melalui siaran resminya, Jumat, 9 Januari 2026.
Selain itu, kawasan KNMP juga dilengkapi bengkel nelayan untuk perawatan sarana tangkap serta sentra wisata kuliner berbasis hasil laut. Secara geografis, lokasinya dinilai strategis karena hanya berjarak sekitar 38 kilometer atau satu jam perjalanan dari bandara, dengan akses jalan yang memadai.
Pemerintah Provinsi Sultra juga merencanakan pembangunan 1.000 unit rumah nelayan melalui APBD, dengan sekitar 100 unit di antaranya akan dibangun di kawasan KNMP Desa Sorue Jaya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memaparkan potensi sektor kelautan dan perikanan Sultra lainnya, di antaranya industri perikanan di Kabupaten Wakatobi yang mampu menghasilkan 1.177.857 ton ikan tuna, cakalang, dan tongkol per tahun, serta pengembangan industri garam di Desa Wumbulasa, Kabupaten Bombana.
Gubernur berharap KKP dapat memberikan dukungan lebih luas agar potensi kemaritiman Sultra mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri KKP menyampaikan sejumlah program prioritas pemerintah pusat yang sejalan dengan pengembangan kawasan pesisir, di antaranya penguatan Kampung Nelayan Merah Putih, Koperasi Desa Merah Putih, serta pembangunan tambak garam dan perikanan guna memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis maritim.*










