Konawe Utara – Janji hanya tinggal janji, progres pembangunan smelter PT. Tiran patut dipertanyakan oleh publik.
Salah satunya datang dari Persatuan Pemuda Pemerhati Daerah (P3D) Konut, yang mempertanyakan sudah sejauh mana pembangunan smelter PT. Tiran di Kabupaten Konawe Utara.
“Dari belasan perusahaan yang menjanjikan pembangunan smelter di Kabupaten Konawe Utara, salah satunya PT. Tiran,” kata Ketua P3D Konut Jefri melalui keterangan resminya yang diterima media ini, Senin 11 September 2023.
Jeje sapaan akrabnya mempertanyakan sudah sejauh mana progres pembangunan smelter PT. Tiran.
“Progresnya sudah seperti apa?, Ini harus diketahui publik, apakah sudah peletakan batu pertama atau bagaimana? Ini yang kita tidak tahu sudah sejauh mana, sudah sejak 2021 dijanjikan pembangunan smelter,” jelas salah satu Putra Daerah Konut
Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa pihaknya menduga bahwa isu pembangunan smelter agar PT. Tiran mendapatkan kuota RKAB yang melimpah.
“Jangan alasan land clearing tetapi kenyataannya dilapangan diduga asik menambang dan menjual ore nikel, ini sudah 2 (dua) tahun tapi progresnya belum kelihatan,” pungkasnya.
Sementara itu Humas PT. Tiran, La Pili saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp, SMS dan Panggilan Telepon belum memberikan tanggapan.*










