Minggu, Juli 12, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PT Vale Promosikan UMKM Binaan di HKG PKK dan HUT Dekranas

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk mempromosikan produk UMKM binaan dalam perayaan HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas.

Kegiatan tersebut berlangsung di Trans Studio Mall Makassar, Sulawesi Selatan, pada 9 hingga 11 Juli 2026.

PT Vale menghadirkan anyaman Teduhu dari Desa Nuha dan Sampa Konao dari Desa Matano, Kabupaten Luwu Timur.

Partisipasi tersebut bertujuan memperluas akses pasar sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat secara lebih luas.

Program itu merupakan bagian dari Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dijalankan PT Vale secara berkelanjutan.

Head of External Relations Regional and Growth PT Vale Indonesia, Endra Kusuma, mengatakan kegiatan tersebut memperkuat daya saing UMKM binaan.

“Tujuan kami agar masyarakat binaan semakin mandiri, usahanya berkelanjutan, dan produk lokal semakin dikenal hingga tingkat nasional,” ujar Endra.

PT Vale memberikan pendampingan melalui penyediaan sarana usaha dan pelatihan manajemen, pemasaran, produksi, peningkatan kualitas produk, serta strategi branding.

Perusahaan juga memperluas promosi melalui berbagai pameran dan menghadirkan UMKM Gallery sebagai etalase permanen produk binaan.

Menurut Endra, anyaman Teduhu memiliki nilai budaya kuat, tetapi menghadapi tantangan regenerasi karena berkurangnya minat generasi muda.

Karena itu, PT Vale memberikan pelatihan kepada generasi muda agar keterampilan membuat anyaman tersebut tetap terjaga dan berkelanjutan.

Saat ini, sekitar lima hingga sepuluh UMKM binaan telah memperluas jangkauan pemasaran hingga tingkat provinsi.

PT Vale juga menggunakan produk UMKM binaan sebagai suvenir resmi bagi tamu dan mitra untuk meningkatkan eksposur serta peluang pasar.

Selain pameran, perusahaan mendukung Jalan Sehat Anti Mager yang digelar dalam rangkaian HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas.

Partisipasi tersebut menjadi bagian komitmen PT Vale mendorong pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, dan pembangunan ekonomi yang inklusif.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -