Rabu, Juni 17, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaDiduga Gagal Konstruksi, Proyek Strategis Nasional Bendungan Ameroro Konawe Longsor

Diduga Gagal Konstruksi, Proyek Strategis Nasional Bendungan Ameroro Konawe Longsor

Konawe – Sebelumnya beredar video pendek dan foto kondisi sebagian konstruksi Proyek Strategis Nasional Bendungan Ameroro longsor.

Diketahui pembangunan bendungan Ameroro yang terletak di Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ambruk, diduga akibat gagal konstruksi.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Dewan Pimpinan Wilayah Lumbung Informasi Masyarakat (DPW-LIRA) Sultra, Karmin SH kepada media ini, Rabu, 13 September 2023.

Menurut Karmin, bila melihat video yang dikirimkan anggota di lapangan, bendungan tersebut diduga tidak memiliki tulangan (penyangga).

“Seharusnya bendungan tersebut memakai penyangga, karena posisinya miring dan dibawahnya ada pasir,” jelas Karmin.

Untuk itu, dirinya meminta kepada pihak terkait untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“Saya minta ini diusut sampai tuntas, pasalnya ini proyek strategis nasional yang menelan anggaran sekitar Rp1,5 Triliun. Ini anggaran tidak sedikit,” pungkasnya.

Menurut informasi yang dihimpun, proyek pembangunan bendungan Ameroro tersebut merupakan proyek strategis nasional (PSN) yang dilaksanakan oleh BWS Kendari.

Terkait hal tersebut Wakil Ketua Komisi V DPR RI Bidang Infrastruktur dan Perhubungan, Ridwan Bae yang berasal dari Dapil Sultra enggan berkomentar dan mengarahkan untuk mengkonfirmasi perihal peristiwa tersebut ke Kepala BWS Sulawesi IV Kendari, Agus Safari.

Sementara itu Kepala BWS Sulawesi IV Kendari Agus Safari saat dikonfirmasi perihal peristiwa tersebut via pesan WhatsApp, SMS dan Panggilan Telepon belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Selain itu Media ini juga mengkonfirmasi Humas BWS Sulawesi IV Kendari Rahmat melalui Panggilan Telepon WhatsApp, pihaknya belum bisa memberikan tanggapan.

“Kalau saya belum bisa kasih tanggapan, karena saya juga belum menerima informasi secara utuh terkait dengan kabar tersebut,” ujarnya.

Untuk diketahui Pembangunan Bendungan Ameroro dilaksanakan dalam 2 paket pekerjaan, yakni Paket I oleh kontraktor PT Wijaya Karya-PT Sumber Cahaya Agung-PT Basuki Rahmanta Putra (KSO) dan Paket II PT Hutama Karya- PT Adhi Karya (KSO). Bendungan ini didesain dengan tipe urugan yang memiliki tinggi puncak mencapai 82 meter, panjang bendungan 324 meter, dan lebar 12 meter.*

spot_img
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -