Kamis, Juni 11, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaPT Vale IGP Pomalaa Gelar Promkes Cegah DBD di Puulemo Baula Kolaka,...

PT Vale IGP Pomalaa Gelar Promkes Cegah DBD di Puulemo Baula Kolaka, Warga Diajak Terapkan 3M Plus

KOLAKA, KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia IGP Pomalaa menggelar kegiatan Promosi Kesehatan (Promkes) dalam rangka pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Puulemo, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Sabtu (14/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Kantor Desa Puulemo itu bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya langkah preventif menghadapi potensi lonjakan kasus DBD, terutama di musim penghujan.

Acara tersebut dihadiri Camat Baula, Kepala Puskesmas Baula, Kepala Desa Puulemo, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti penyuluhan.

Health Educator PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, Mokhammad Syifak, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi perusahaan bersama tenaga kesehatan Puskesmas Baula dalam memberikan edukasi langsung kepada masyarakat.

Dalam penyuluhan tersebut, warga diberikan pemahaman mengenai langkah pencegahan DBD melalui gerakan 3M Plus, yakni Menguras tempat penampungan air, Menutup rapat wadah air, Mengubur barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta langkah tambahan seperti penggunaan kelambu dan menjaga kebersihan lingkungan.

Selain itu, masyarakat juga diedukasi untuk mengenali gejala awal DBD serta tindakan cepat yang harus dilakukan apabila ada anggota keluarga yang menunjukkan tanda-tanda penyakit tersebut.

“Kami menyadari bahwa DBD merupakan masalah kesehatan yang perlu diperhatikan bersama. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat lebih aktif menjaga kebersihan lingkungan dan rutin melakukan tindakan pencegahan,” ujar Mokhammad Syifak.

Sementara itu, Camat Baula, Syahrial Darmawan, mengapresiasi inisiatif PT Vale Indonesia IGP Pomalaa dalam mendukung upaya pencegahan DBD di wilayahnya.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat, apalagi saat musim hujan seperti sekarang, potensi peningkatan kasus DBD cukup tinggi. Kami akan terus mendorong masyarakat menerapkan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Salah satu warga Desa Puulemo juga menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai penyuluhan ini sangat membantu masyarakat dalam memahami bahaya DBD dan cara pencegahannya.

Melalui kegiatan Promkes ini, diharapkan masyarakat semakin sadar dan konsisten menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat guna melindungi keluarga serta lingkungan dari ancaman Demam Berdarah Dengue.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -