KENDARIKINI.COM – Anggota DPD RI Dapil Sultra La Ode Umar Bonte mengecam tindakan penghapusan data 426 honorer kesehatan di kabupaten Muna, Sultra, Selasa 15 Oktober 2024.
Hal ini disampaikan melalui unggahan video akun Facebook resminya, @La Ode Umar Bonte. Dalam unggahan video berdurasi 3.20 menit ini memperlihatkan bentuk kepeduliannya terhadap masalah yang menimpah ratusan tenaga honorer kesehatan di kabupaten Muna.
La Ode Umar Bonte mengaku terkejut dengan hilangnya data-data 426 honorer kesehatan di kabupaten Muna.
“Hari ini saya benar-benar dikejutkan dengan informasi hilangnya data-data honorer 426 data honorer yang dihilangkan di kabupaten Muna,” katanya melalui akun Facebook @La Ode Umar Bonte.
Selanjutnya, La Ode Umar Bonte menghimbau kepada pemerintah daerah kabupaten Muna untuk segera mengembalikan data-data honorer kesehatan tersebut.
“Oleh karena itu, saya meminta pemerintah daerah kabupaten Muna untuk segera mengembalikan data yang sengaja dihilangkan tersebut,” imbuhnya.
Kemudian, bilamana tidak ada langkah konkrit yang hendak ditempuh pemerintah daerah kabupaten Muna, maka La Ode Umar Bonte bakal melaporkan insiden ini kepada pihak yang berwajib.
“Apabila pemerintah daerah tidak segera mengembalikan data-data yang sengaja dihilangkan tersebut sampai tanggal 20 Oktober ini, maka saya sendiri yang akan datang melapor,” ujarnya.
Pemuda asal kabupaten Muna ini juga menerangkan, penghilangan data-data ini merupakan tindak pidana yang memilki sanksi berat. Sebab menurutnya, telah termuat dalam pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat.
Untuk diketahui, sebelumnya (11/10/2024) sejumlah tenaga honorer kesehatan di kabupaten Muna menggeruduk Kantor Kepegawaian Daerah (BKD) Muna.
Hal tersebut merupakan langkah dari sejumlah honorer kesehatan dalam mempertanyakan kejelasan perekrutan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024.
Terkait hal tersebut media ini masih berusaha mengkonfirmasi pihak terkait lainnya.**










