Jumat, Oktober 16, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaWarga Duga Ada Bisnis Alat Berat Anggota DPRD Konsel di PT GAP

Warga Duga Ada Bisnis Alat Berat Anggota DPRD Konsel di PT GAP

KENDARIKINI.COM – Warga berinisial KS (40) mengungkap dugaan keterlibatan anggota DPRD Konawe Selatan, Iksan, dalam bisnis penyewaan alat berat berupa dump truck dan excavator di PT Generasi Agung Perkasa (GAP).

KS menduga sejumlah kendaraan dump truck dan excavator yang beroperasi di lokasi pertambangan PT GAP berkaitan dengan bisnis Iksan.

“Kami dengar dia ada sewakan mobil dan alat berat, sama dengan saya. Perusahaan memberdayakan kami agar bisa sama-sama hidup,” ujar KS.

KS menyampaikan pernyataan tersebut menyusul aksi pemalangan dan pemasangan kawat berduri di area pertambangan yang disebutnya turut mengganggu aktivitas pemberdayaan warga lokal.

Ia menilai wakil rakyat semestinya mendorong iklim investasi yang kondusif agar aktivitas perusahaan turut menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Harusnya wakil rakyat mendukung investasi. Itu juga lintasan jalan usaha tani, dulu dump truck juga ikut melintas,” katanya.

Terpisah, Kuasa Teknik Tambang (KTT) PT GAP, Umpakati, membenarkan perusahaan menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui penyewaan dump truck dan alat berat.

“Kami berdayakan melalui sewa dump truck dan alat berat dengan mekanisme tertentu untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Umpakati menyebut PT Hidayat Tujuh Sembilan memiliki tagihan sewa bulan sebelumnya yang mencapai ratusan juta rupiah. Namun, rincian tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada bagian akuntansi perusahaan.

Penelusuran media melalui situs resmi Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) mencatat PT Hidayat Tujuh Sembilan beralamat di Kelurahan Watumbohoti, Kecamatan Palangga Selatan, Konawe Selatan, dengan Iksan tercatat sebagai pemilik manfaat.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Iksan menyatakan sedang rapat dan berjanji menghubungi kembali dalam waktu sekitar 30 menit. Namun, hingga berita ini disusun, belum ada tanggapan lanjutan darinya.

Dugaan keterlibatan dalam bisnis pertambangan tersebut masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -