Sabtu, Oktober 17, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaVale Indonesia Pastikan Padi Terdampak Tumpahan MFO Aman Dikonsumsi

Vale Indonesia Pastikan Padi Terdampak Tumpahan MFO Aman Dikonsumsi

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk memastikan hasil panen padi dari lahan terdampak tumpahan Marine Fuel Oil (MFO) di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, memenuhi standar mutu dan keamanan pangan.

Kepastian tersebut berdasarkan pengujian sampel gabah hasil demplot yang melibatkan sejumlah laboratorium dan institusi ahli.

Pengujian melibatkan IPB Consulting, Laboratorium ICBB, Laboratorium BRMP Pascapanen Pertanian, Kementerian Pertanian, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Luwu Timur.

Head of External Relations Sorowako & Outer Area Vale Indonesia, Yusri Yunus, mengatakan pengujian merupakan bagian dari upaya pemulihan lahan pertanian pascakejadian tumpahan minyak.

“Pengujian ilmiah ini menjadi bagian dari wujud komitmen Perusahaan bahwa seluruh rantai roda perekonomian sektor pertanian di Kecamatan Towuti harus kembali berjalan normal,” kata Yusri.

Vale Indonesia juga mendampingi petani selama satu siklus budidaya, Februari hingga September 2026.

Pendampingan menyasar Desa Lioka, Dusun Molindowe dan Polapi, Baruga, Langkea Raya, Matompi, serta Timampu.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam penanganan insiden, mulai dari pembersihan area hingga pengujian hasil panen.

Ia berharap musim tanam kedua dapat dimulai pada Oktober atau paling lambat November 2026.

Pemerintah daerah bersama Vale Indonesia juga berkomitmen membantu penyediaan bibit bagi petani.

Petani Desa Timampu, Mursalim, menyatakan hasil pengujian tersebut menjadi dasar untuk melanjutkan penanaman berikutnya.

“Dari hasil dua lab yang disampaikan itu, kita bisa ambil kesimpulan bahwa penanaman berikutnya bisa kita lakukan karena hasilnya sudah layak konsumsi,” ujarnya.

Hasil pengujian ini menjadi bagian dari rangkaian pemulihan lahan pertanian pascatumpahan MFO, dengan pendampingan lanjutan bagi petani terdampak.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -