Kendarikini.com – Aliansi Pemuda dan Pelajar (AP2) Sulawesi Tenggara (Sultra) mempertanyakan pengelolaan kampus Stimik Bina Bangsa, yang tidak pernah melaksanakan wisuda selama beberapa tahun terakhir.
Dewan Pembina AP2 Sultra, La Ode Hasanuddin Kansi mengatakan berdasarkan hasil investigasi lapangan pihaknya, menemukan banyak mahasiswa yang kuliah di, Stimik Bina Bangsa tidak pernah mengikuti wisuda.
“Berdasarkan temuan kami di lapangan, ada banyak mahasiswa yang kuliah di kampus Stimik Bina Bangsa tidak pernah mengikuti wisuda. Itu karena kampusnya tidak pernah melakukan Wisuda,” katanya kepada media ini, Jumat (15/03/2024).
Polemik ini lanjut Hasan, Akan membuat para mahasiswa yang kuliah di kampus tersebut menjadi galau.
, bagaimana nasib mereka kedepannya.
“Polemik ini terjadi sudah beberapa tahun, sampai hari ini belum sama sekali ada wisuda yang dilakukan oleh kampus,” ungkapnya.
Jika benar hal ini terjadi kata Hasan tentu sangat merugikan mahasiswa yang kuliah di kampus tersebut, khusus para mahasiswa semester akhir.
Untuk itu dirinya menegaskan Dalam Waktu dekat ini Kami akan bertandang ke Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan RI dan melakukan Aksi besar besaran terhdap kampus Tersebut yang di pimpin oleh mantan anggota DPD Sultra itu.
“Dalam waktu dekat ini kami akan bertandang langsung di Mendikbud RI , menanyakan persoalan ini,,” tutupnya.
Sementara itu salah satu Penanggung Jawab STMIK Bina Bangsa, Muliati saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp, mengatakan pihaknya sementara menunggu surat keputusan dari Kemenristekdikti.
“Alhamdulillah, pihak yayasan dan pengelola kampus, sudah melakukan yg terbaik demi menyelamatkan kampus STMIK Bina Bangsa dari masalah ini, dan hasilnya kami tinggal menunggu surat keputusan dari Kementerian melalui L2DIKTI,” katanya.
Sambungnya bahwa pihaknya dalam waktu dekat ini akan melakukan wisuda.
“Surat keputusan dari Kemenristekdikti melalui L2DIKTI, Insya Allah sebentar lagi kami wisuda, sebelum program penerimaan CPNS dan P3K,” pungkasnya.*










