Senin, Juli 6, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PLN Bagikan Tips Hitung Tagihan Listrik dan Hemat Pemakaian

MAKASSAR, KENDARIKINI.COM – PLN mengajak masyarakat memahami komponen pembayaran listrik dan pola konsumsi energi sehari-hari.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan pembayaran listrik dipengaruhi pemakaian energi dan komponen biaya lainnya.

Menurutnya, tarif listrik rumah tangga tidak mengalami perubahan sejak Juli 2022 lalu.

“Perbedaan pembayaran biasanya dipengaruhi pola konsumsi listrik dan komponen biaya sesuai regulasi daerah,” ujar Edyansyah, Jumat (15/5).

PLN menjelaskan tagihan listrik pascabayar dihitung berdasarkan pemakaian energi listrik yang tercatat pada meter pelanggan.

Tagihan juga ditambah PBJT-TL, materai, dan PPN sesuai golongan pelanggan dan ketentuan pemerintah daerah.

Sementara layanan prabayar menghitung token listrik setelah dipotong pajak dan biaya administrasi pembelian.

PLN mencontohkan pembelian token Rp200 ribu untuk daya 2.200 VA tidak seluruhnya menjadi energi listrik.

Setelah dipotong biaya admin dan PBJT-TL, pelanggan memperoleh sekitar 123,96 kWh energi listrik.

PLN juga mengingatkan pelanggan pascabayar dapat memantau penggunaan listrik melalui aplikasi PLN Mobile.

Aplikasi tersebut menyediakan riwayat pemakaian listrik dan histori pembelian token pelanggan.

Pelanggan pascabayar juga bisa menggunakan fitur Swacam untuk mencatat angka meter secara mandiri.

Fitur Swacam membantu pelanggan memantau pemakaian listrik secara lebih transparan dan terkontrol.

PLN berharap masyarakat dapat menggunakan energi listrik lebih efisien sesuai kebutuhan sehari-hari.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -