KENDARIKINI.COM – Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengukap fakta pertambangan di Wilayah Kota Kendari, Sultra pada Minggu 17 Agustus 2025.
Menurut Direktur Eksekutif WALHI Sultra Andi Rahman, Sultra jadi pembahasan dan perebutan investor tambang bukan hanya di tingkat nasional bahkan sampai tingkat internasional karena mineral logam (ore nikel).
“Daerah kita ini Sultra, salah satu daerah yang di nasional bahkan internasional di bahas daerah kita ini jadi perebutan, ternyata setelah kita cek karena nikel,” kata Andi Rahman.
Andi Rahman juga mengungkapkan saat ini di Kelurahan Nambo, Kecamatan Abeli, Kota Kendari sedang disiapkan pembangunan pabrik peleburan mineral logam (ore nikel) atau yang biasa kita kenal pabrik Smelter.
“Dari 17 Kabupaten/Kota, 15 Kabupaten semua ada IUP, yang tidak ada IUPnya Kota Kendari, Baubau, tapi kalau saya tidak salah Kota Kendari ada persiapan pembangunan Smelter di bagian Nambo,” ungkap Andi Rahman.
Untuk diketahui pengungkapan fakta ini disampaikan WALHI Sultra dalam kegiatan refleksi kemerdekaan Indonesia ke-80 tahun yang digelar KAHMI Sultra, pada hari Minggu (17/8/2025) malam di Jln. Saranani, Kel. Korumba, Kec. Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.(Faldi)*










