Jumat, Juni 19, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PBNU Prediksi Lebaran 2026 Jatuh Sabtu 21 Maret

KENDARIKINI.COM – Lembaga Falakiyah PBNU memprediksi Idul Fitri 1447 Hijriah berpotensi jatuh Sabtu, 21 Maret 2026.

Prediksi tersebut berdasarkan posisi hilal yang belum memenuhi kriteria imkan rukyah Nahdlatul Ulama.

Data falakiyah menunjukkan tinggi hilal berkisar 0 derajat 49 menit hingga 2 derajat 53 menit.

Sementara elongasi hilal berada pada rentang 4 derajat 36 menit hingga 6 derajat 09 menit.

Meski hilal di atas ufuk, posisinya belum memenuhi standar visibilitas menurut kriteria NU.

Kondisi ini disebut zona istihalah al-rukyah atau hilal secara teoritis tidak mungkin terlihat.

“Hilal berada di atas ufuk, tetapi belum memenuhi kriteria imkan rukyah,” keterangan LF PBNU.

Rukyatul hilal tetap dilaksanakan sebagai kewajiban fardlu kifayah di berbagai wilayah Indonesia.

Pengamatan dilakukan jaringan LFNU menggunakan mata telanjang serta alat bantu optik.

PBNU menegaskan penetapan 1 Syawal tetap menunggu hasil sidang itsbat pemerintah.

Jika hilal tidak terlihat, maka Ramadan digenapkan 30 hari atau melalui metode istikmal.

Dengan skenario tersebut, Idul Fitri diperkirakan jatuh Sabtu Pahing, 21 Maret 2026.

Keberhasilan rukyat juga dipengaruhi kondisi cuaca, kecerahan langit, dan alat pengamatan.

Masyarakat diimbau menunggu keputusan resmi pemerintah dan ikhbar PBNU.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -