KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari memproyeksikan APBD 2027 mencapai Rp1,62 triliun.
Proyeksi tersebut disampaikan Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dalam rapat paripurna DPRD Kendari, Selasa (18/8/2026).
Rapat tersebut membahas penjelasan KUA dan PPAS 2027 sekaligus penyerahan dokumen kepada DPRD Kendari.
Dalam rancangan KUA-PPAS, pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp1,595 triliun.
Pendapatan tersebut terdiri atas PAD Rp599,81 miliar, transfer Rp971,10 miliar, dan pendapatan sah Rp24,27 miliar.
Siska mengatakan penguatan PAD menjadi momentum meningkatkan kemandirian fiskal Kota Kendari.
Pemerintah akan mengoptimalkan PAD melalui digitalisasi data wajib pajak dan pembenahan sistem penagihan.
Upaya lainnya meliputi pengawasan, penggalian sumber pendapatan baru, optimalisasi aset, serta peningkatan kinerja BUMD.
Di sisi belanja, Pemkot Kendari merencanakan anggaran sebesar Rp1,548 triliun.
Belanja tersebut diarahkan untuk pelayanan dasar, program prioritas, infrastruktur, perekonomian, dan perlindungan sosial.
Belanja operasi menjadi komponen terbesar dengan alokasi Rp1,244 triliun.
Belanja pegawai mencapai sekitar Rp777,15 miliar, sedangkan belanja modal dialokasikan Rp294,34 miliar.
Sementara belanja tidak terduga disiapkan sebesar Rp10 miliar.
Siska menekankan pentingnya efisiensi agar anggaran tidak terserap untuk kebutuhan yang kurang prioritas.
“APBD bukan sekadar deretan angka, melainkan wujud nyata kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,” tegas Siska.
Menurutnya, setiap rupiah anggaran harus diarahkan pada program prioritas yang manfaatnya terukur.
Pada sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan 2027 diproyeksikan sebesar Rp25,35 miliar.
Sementara pengeluaran pembiayaan mencakup pembayaran cicilan pokok utang jangka panjang sebesar Rp59,68 miliar.
Siska mengatakan kebijakan anggaran akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal dan kebijakan nasional.
Arah kebijakan juga mengacu pada prioritas pembangunan dalam RPJMD Kota Kendari 2025-2029.
Rancangan KUA dan PPAS selanjutnya dibahas Pemkot Kendari bersama DPRD sebelum menjadi dasar penyusunan APBD 2027.*












