Senin, Oktober 19, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaAnggaran Revitalisasi TK Negeri 12 Kendari Minim, Kepsek Rogoh Kocek Pribadi

Anggaran Revitalisasi TK Negeri 12 Kendari Minim, Kepsek Rogoh Kocek Pribadi

KENDARIKINI.COM – Kepala TK Negeri 12 Kendari, Hartini, mengaku menggunakan uang pribadi Rp10 juta untuk membangun teras sekolah karena tidak masuk anggaran revitalisasi 2026.

Program revitalisasi tersebut mendapat bantuan pemerintah pusat sebesar Rp388.363.000 melalui APBN Tahun Anggaran 2026.

Hartini mengatakan, dana itu dialokasikan untuk memperbaiki tiga ruang kelas dan satu ruang administrasi.

“Dinding sama atap dibongkar semua untuk tiga ruangan kelas dan satu ruangan administrasi,” kata Hartini kepada Kendarikini.com, Senin (19/10/2026).

Namun, menurut Hartini, anggaran tersebut habis untuk pekerjaan yang direncanakan. Pembangunan teras tidak tercakup dalam alokasi dana revitalisasi.

“Anggarannya terpakai semua. Teras tidak ada anggarannya. Saya gunakan uang pribadi sekitar Rp10 juta,” ungkapnya.

Hartini mengaku ikhlas mengeluarkan dana pribadi tanpa menuntut penggantian. Ia menyebut keputusan tersebut didasari kepeduliannya terhadap sekolah yang sebelumnya merupakan yayasan swasta miliknya.

“Kalau saya tidak bikin teras sekarang, mau tunggu anggaran dari mana? Saya niatkan memang begitu untuk amal jariyah,” tuturnya.

Selain persoalan teras, Hartini mengeluhkan harga satuan material dalam Buku Kas Umum (BKU) yang disebutnya lebih rendah dibandingkan harga di pasaran.

Ia mencontohkan, harga keramik atau tehel dalam anggaran ditetapkan Rp65.000 per dos. Sementara itu, harga pembelian di toko mencapai Rp70.000 per dos.

Untuk keramik kamar mandi atau WC, Hartini menyebut harga pasar mencapai Rp95.000 per dos, meski anggaran mencantumkan harga yang sama, yakni Rp65.000 per dos.

Kondisi tersebut, menurut Hartini, membuat pihaknya harus menanggung selisih harga material selama proses pembangunan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan dari pihak terkait mengenai penetapan harga satuan material maupun tidak tercakupnya pembangunan teras dalam anggaran revitalisasi tersebut.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -