Selasa, Juli 7, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemprov Sultra Bagikan Benih Padi Gratis ‘Sanggoleo Sultra’, Perkuat Program Benih Mandiri

KENDARIKINI.COM, KONAWE – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) terus memperkuat program benih mandiri guna mendukung peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan petani. Komitmen tersebut ditandai dengan panen perdana hasil perbanyakan benih padi sekaligus pembagian benih padi gratis “Sanggoleo Sultra” kepada kelompok tani.

Kegiatan tersebut berlangsung di Wawotobi, Kabupaten Konawe, Selasa (20/1/2026), dan dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka.

Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan, program benih mandiri tidak hanya berfokus pada penyediaan benih bagi petani, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem perbenihan yang kuat, berkelanjutan, dan berpihak kepada petani.

“Program benih mandiri ini bukan sekadar menghasilkan benih, tetapi merupakan upaya strategis untuk membangun ekosistem benih yang kuat, berkelanjutan, berdaya tahan, dan berpihak kepada petani,” ujar Andi Sumangerukka.

Ia menjelaskan, Pemprov Sultra melalui UPTD Balai Perbanyakan Benih Tanaman Pangan di bawah Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara terus menjaga kemurnian serta kualitas genetik benih padi yang dikembangkan. Benih tersebut selanjutnya diperbanyak oleh penangkar benih yang telah dibina secara berkelanjutan.

Untuk menjamin mutu dan meningkatkan kepercayaan petani, seluruh proses perbenihan dikawal secara ketat oleh UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan (BPSTP).

“Pengawasan dilakukan secara profesional dan berkelanjutan agar benih yang diterima petani benar-benar bermutu dan bersertifikat,” tegas Gubernur.

Dengan sistem tersebut, Andi Sumangerukka berharap petani tidak lagi mengalami kesulitan memperoleh benih padi unggul yang sesuai dengan karakteristik lahan dan agroekosistem Sulawesi Tenggara.

“Dengan benih unggul, diharapkan produksi dan produktivitas padi meningkat, sehingga berdampak pada kenaikan pendapatan dan kesejahteraan petani serta pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sultra juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi menyukseskan program benih mandiri, mulai dari Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sultra, para penangkar benih, penyuluh pertanian, hingga kelompok tani.

Ia berharap panen perdana benih padi “Sanggoleo Sultra” ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan memperluas cakupan program benih mandiri ke seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.

“Semoga program ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta mendukung terwujudnya swasembada pangan dan ketahanan pangan daerah maupun nasional,” pungkasnya.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -