Minggu, Juni 21, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wartawan Diduga Diintimidasi Terkait Pemberitaan Tambang PT GMS

KENDARIKINI.COM – Dugaan intimidasi terhadap wartawan kembali mencuat di Sulawesi Tenggara.

Seorang jurnalis media online SIMPULINDONESIA.COM diduga mendapat tekanan saat meliput aktivitas PT Gerbang Mitra Sejahtera (GMS).

Perusahaan tambang tersebut beroperasi di Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan.

Dugaan intimidasi muncul setelah beredarnya pesan WhatsApp dari pria bernama Pongki.

Pesan itu diduga ditujukan kepada wartawan yang tengah menyiapkan laporan terkait aktivitas pertambangan PT GMS.

Dalam pesan yang beredar, Pongki menuliskan kalimat bernada ancaman.

“Tapi awas ko buat berita yang tidak betul/bukan fakta saya cari ko gondrong,” tulisnya.

Pesan tersebut memicu kekhawatiran mengenai keselamatan jurnalis dan kebebasan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Sumber yang dihimpun menyebut dugaan intimidasi berkaitan dengan pemberitaan mengenai indikasi pencemaran lingkungan di wilayah operasional PT GMS.

Isu pencemaran tersebut sebelumnya telah menjadi perhatian sejumlah aktivis lingkungan dan mahasiswa di Sulawesi Tenggara.

Sejumlah pihak menilai tindakan intimidasi terhadap wartawan dapat mengganggu prinsip keterbukaan informasi publik.

Pengamat hukum yang enggan disebutkan namanya menyatakan ancaman terhadap jurnalis berpotensi melanggar hukum.

Menurutnya, kerja pers dilindungi undang-undang dan tidak boleh dihambat dengan tekanan maupun intimidasi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari PT GMS terkait dugaan intimidasi maupun isu pencemaran lingkungan.

Masyarakat juga meminta aparat penegak hukum menelusuri dugaan intimidasi tersebut secara objektif.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -