Senin, September 21, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaTeguh Santosa: Dukungan Indonesia untuk Palestina Kini Semakin Kuat

Teguh Santosa: Dukungan Indonesia untuk Palestina Kini Semakin Kuat

KENDARIKINI.COM – Dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina dinilai semakin kuat di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Direktur Geopolitik GREAT Institute, Teguh Santosa, dalam diskusi di RRI Pro3, Minggu (20/9/2026).

Menurut Teguh, komitmen tersebut kembali terlihat melalui seruan Presiden Prabowo mengenai kemerdekaan Palestina saat berkunjung ke Gontor, Ponorogo.

“Dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina ini sudah berubah dari kuat menjadi semakin kuat,” ujar Teguh.

Ia mengatakan, dukungan Indonesia terhadap Palestina telah berlangsung sejak lama dan memiliki akar sejarah yang kuat.

Teguh mencontohkan sikap Presiden Soeharto pada awal 1990-an ketika Palestina mengalami kesulitan finansial.

Saat itu, Soeharto meminta operasional perwakilan diplomatik Palestina di Jakarta tetap berjalan dan memberikan dukungan kepada Palestina.

Dalam perkembangan terbaru, Indonesia juga dinilai aktif mendorong penghentian kekerasan melalui mekanisme forum internasional.

Selain diplomasi, Indonesia memberikan dukungan pendidikan dengan menampung lebih dari 100 mahasiswa asal Palestina.

Mayoritas mahasiswa Palestina tersebut menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan dan sejumlah perguruan tinggi lainnya.

Teguh juga menyoroti perubahan sikap Inggris dan Prancis terkait dukungan terhadap solusi dua negara.

Menurutnya, perubahan sikap kedua negara tersebut tidak terlepas dari diplomasi yang dilakukan Indonesia.

“Perubahan sikap Prancis dan Inggris tidak terlepas dari kemampuan diplomat-diplomat kita melobi mereka,” katanya.

Teguh menegaskan Indonesia tetap menggunakan jalur multilateralisme melalui hukum internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Ia juga menjelaskan Board of Peace sebagai mekanisme yang disebutnya merupakan produk resolusi Dewan Keamanan PBB.

Menurut Teguh, keterlibatan Indonesia dalam isu Palestina juga berkaitan dengan kepentingan nasional dan amanat konstitusi.

Diplomasi aktif dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia sekaligus membuka peluang kerja sama ekonomi dan pasar bagi produk nasional.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -