Selasa, Juni 23, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Viral Video Perempuan Banting Bayi, Polresta Kendari Amankan

KENDARIKINI.COM – Perempuan yang membanting bayi laki-laki berusia 6 bulan di sebabkan karna tersulut emosi terhadap perilaku ibu korban yang tidak memberikan biaya tanggungan hidup, Selasa 22 April 2025.

Peristiwa ini terjadi pada Senin 21 April 2025 saat pelaku inisial PD (25) sedang menjaga korban di sebuah rumah kos yang terletak di Lorong Mataiwoi, Kecamatan Wua Wua, Kota Kendari.

Kpolresta Kendari Kombes Pol Eko Widiantoro melalui Kasatreskrim AKP Nirwan Fakaubun mengatakan, pelaku telah merawat korban sejak dari lahir dan berlangsung sampai ibu korban berangkat ke perantauan.

“Korban di rawat oleh pelaku sejak di lahirkan oleh ibunya karena ibunya meninggalkan korban dan pergi merantau,” katanya.

Saat pelaku berkomunikasi dengan ibu korban melalui Handphone, terjadi perdebatan antar keduanya soal pengasuhan korban.

Keduanya berdebat soal perilaku orang tua korban yang tidak pernah mengirimkan uang kepada pelaku untuk biaya kehidupan korban.

“Pelaku merasa emosi kepada ibu korban karena ibu korban berfoya foya di perantauan dan tidak memperdulikan anaknya yang sedang di titipkan kepada pelaku, dan pelaku mengancam akan menganiaya korban,” ujarnya.

Haridin menambahkan, saat itu pelaku tidak dapat menahan emosi sehingga pelaku langsung menuju kamar tempat anak korban berada dan berniat ingin memperlihatkan kepada ibu korban bahwa ia akan membanting korban sesuai dengan ancaman pelaku kepada ibu anak korban melalui telpon.

“Didalam kamar pelaku menyiapkan rekaman handphone, dan mulai merekam dengan niat melakukan penganiayaan terhadap korban,” bebernya.

Kemudian pelaku mengirimkan rekaman video tersebut ke Ibu korban. Disaat yang sama, Ibu korban meneruskan rekaman tersebut ke rekan-rekannya di Kota Kendari.

Diketahui, tindakan pelaku yang beredar di media sosial ini mendapat banyak kecaman dari sejumlah warganet.(Amin)*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -