Selasa, Juni 9, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaDua Kasus Curanmor Lamban Ditangani, Kinerja Polres Kolaka Dipertanyakan

Dua Kasus Curanmor Lamban Ditangani, Kinerja Polres Kolaka Dipertanyakan

KENDARIKINI.COM – Dua kasus yang diadukan ke Polres Kolaka belum mendapatkan kejelasan. Aduan tersebut menyangkut tindakan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Selaku korban, Ismayani (29), mengaku tidak diberikan keadilan hingga dirinya beranggapan percuma melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

Dari dua aduan tersebut, aduan pertama dilayangkan pada Jumat 31 Mei 2025 lalu. Dalam aduan ini, motor korban di panjang oleh sorang pria. Namun motor tersebut tidak dikembalikan.

“Alasannya itu hari, motor mau dipinjam saja. Tapi tidak dikasi kembali sampai sekarang,” katanya, Sabtu 14 Juni 2025.

Untuk aduan kedua dilayangkan pada Jumat 11 April 2025. Dalam aduan tersebut, motor yang dijual dibawa kabur oleh seorang pria. Modus operandi yang dilakukan pelaku adalah mengecek kendaraan terlebih dahulu sebelum melakukan transaksi.

Ismayani menambahkan, dua aduannya itu belum menemui titik terang. Bahkan, untuk berkoordinasi saja dengan penyidik yang menangani, ia harus rutin bertanya atau berkunjung ke Polres Kolaka.

“Saya terus yang hubungi mereka, kadang habis juga waktu mau ke polres mempertanyakan aduan ku tapi tidak ada juga kejelasan, hanya disuru tunggu terus,” ujarnya.

Pada Jumat 13 Juni 2025 lalu, Ismayani mendapat kabar jika rekannya juga kehilangan motor di Kolaka pada Minggu 8 Juni 2025. Tetapi, Ia mengaku kesal sebab polisi telah mendatangi kediaman rekannya guna melakukan penyelidikan.

“Temanku sudah dicek-cek semua di tempatnya yang hilang. Sementara saya, dua aduannya belum pernah mereka datangi di sini. Percuma kita lapor polisi ini kalau begini. Masa mau tunggu viral dulu,” ucapnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Kolaka, Iptu Dwi Arif menyebut, untuk aduan yang pertama, ia sedang mengecek di tim yang menangani kasus itu. Sedangkan aduan kedua, tim sedang melakukan penyelidikan.

“(Aduan pertama) untuk terduga inisial A saya up dulu ke tim. (Aduan kedua), wajah di CCTV tidak jelas. Rekam jejak, terduga pelaku berada di luar Sultra,” jelasnya.

Sembari melakukan penyelidikan, Dwi berharap agar korban bersabar dan bisa mempercayakan kasus ini di polisi. Saat ini, tim masih terus bekerja guna menangkap para pelaku.(Amin)*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -