Selasa, Juli 7, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dokter RSUD Muna Keluhkan Minimnya Fasilitas Operasi

i

KENDARIKINI.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. L.M Baharuddin, M. Kes Kab. Muna tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial Instagram pada Sabtu 22 November 2025.

‎Pasalnya, seorang dokter spesialis kandungan mengungkap keluhan serius melalui unggahan di Instagram akun pribadinya.

‎Dokter tersebut bernama dr. Ruhwati Kadir, Sp.OG, @ruhwati_docatyspog yang bertugas sebagai dokter spesialis di rumah sakit daerah tersebut.

‎Unggahannya menjadi viral dan memicu perhatian publik terhadap dugaan ketidaklayakan fasilitas serta buruknya manajemen RSUD Muna tersebut.

‎Dalam unggahannya, dr. Ruhwati menyebutkan bahwa pada kamis pagi terdapat tiga pasien yang harus menjalani operasi Sectio Caesarea (SC) secara cito atau darurat. Namun, ruang bedah hanya memiliki dua set kain operasi yang steril dan siap digunakan.

‎“Pasien rencana SC cito 3 orang, set kain yang siap hanya 2 paket…! Kain penutup pasien dan baju jubah operasi diminta tidak pernah ada,” tulis Ruhwati dalam akun Instagramnya.

‎Tak hanya itu, Sang Dokter juga menyoroti klaim BPJS untuk tindakan SC yang seharusnya bisa menutupi kebutuhan operasional bila dikelola dengan benar.

‎“SC saja per hari minimal 5 pasien itu sudah 35 juta klaimnya dari BPJS. Jangan alasan efisiensi, pemda sementara jalan-jalan bisa,” tuturnya.

‎Dokter Ruhwati mempertanyakan mengapa pengadaan kebutuhan murah dan vital seperti kain operasi tidak diprioritaskan, sementara anggaran untuk kegiatan lain justru cepat direalisasikan.

‎Ia bahkan menyebut adanya alat CT Scan senilai Rp15 miliar yang kini hanya terbengkalai di gudang dan tidak digunakan, padahal dana sebesar itu dapat digunakan untuk membayar insentif tenaga kesehatan selama dua tahun.

‎”Kalau tidak keterlaluan, tidak akan saya ekspose seperti ini tapi kami bicara tidak pernah digubris. Kain sudah sangat tidak layak pake, sudah robek-robek tak berbentuk, cape mulut bicara,” tulisnya dengan nada kesal.

Sementara itu dilansir dari Kendariinfo, Direktur RSUD Muna, Muhammad Marlin, membenarkan terdapat tiga pasien yang akan menjalani operasi bedah. Ia mengatakan persoalan tersebut hanya salah paham. Dua set kain penutup itu telah disiapkan dalam ruangan kamar operasi. Sementara kain lainya sedang disterilkan.

“Kain sebenarnya lagi disterilkan. Kalau kain yang dua itu, sudah berada di OK. Sebenarnya tidak ada masalah, hanya miskomunikasi,” kata Marlin.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -