Kamis, Juli 23, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Autoclave Tiba, Proyek HPAL PT Vale Percepat Hilirisasi Nikel Nasional

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk mencatat tonggak penting pembangunan Proyek HPAL Sambalagi melalui kedatangan autoclave di Morowali, Rabu (22/7/2026).

Autoclave merupakan peralatan utama teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) untuk mengolah bijih limonit menjadi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP).

MHP menjadi bahan baku penting dalam rantai pasok industri baterai kendaraan listrik yang mendukung hilirisasi nikel nasional.

Proyek Strategis Nasional ini dikembangkan PT Bahodopi Nickel Smelting Indonesia, perusahaan patungan PT Vale, GEM Co. Ltd., dan EcoPro.

Fasilitas HPAL Sambalagi ditargetkan memproduksi sekitar 90.000 ton kandungan nikel per tahun dalam bentuk MHP.

Presiden Direktur PT Vale Bernardus Irmanto menyebut kedatangan autoclave menjadi simbol kemajuan hilirisasi mineral berkelanjutan di Indonesia.

Menurutnya, proyek tersebut mengedepankan daya saing industri, keselamatan kerja, serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menilai HPAL Sambalagi memperkuat ekosistem hilirisasi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido mengapresiasi proyek yang turut memberi ruang bagi UMKM dan pembangunan fasilitas sosial.

Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf optimistis investasi tersebut mendorong pertumbuhan ekonomi, usaha lokal, serta memperkuat posisi Morowali sebagai pusat hilirisasi mineral nasional.

PT Vale menargetkan proyek berlanjut menuju pemasangan peralatan utama, commissioning, hingga operasional fasilitas HPAL Sambalagi.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -