Jumat, Juni 12, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaDua Oknum TNI Diduga Terlibat Pembunuhan Wanita di Baubau, Korban Disebut Pacar...

Dua Oknum TNI Diduga Terlibat Pembunuhan Wanita di Baubau, Korban Disebut Pacar Terduga Pelaku

KENDARIKINI.COM – Kasus penemuan mayat seorang wanita muda di bawah Jembatan Permandian Kogawuna, Jalan Lingkar Bungi–Sorawolio, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), mulai menemukan titik terang. Dalam perkembangan terbaru, dua oknum prajurit TNI diduga terlibat dalam peristiwa kematian korban berinisial WK (23), yang ditemukan tewas pada Minggu 21 Desember 2025 siang.

Komandan Detasemen Polisi Militer (Denpom) XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela, membenarkan bahwa dua anggota TNI telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif terkait kasus tersebut.

“Iya, saat ini masih kami tindak lanjuti dan lakukan pendalaman dalam tahap penyelidikan,” ujar Haryadi saat dikonfirmasi pada Selasa, 23 Desember 2025.

Adapun dua terduga yang diperiksa masing-masing berinisial Prada Y (19) dan Prada Z (19). Keduanya merupakan prajurit TNI yang bertugas di wilayah Sulawesi Tenggara dan kini berstatus sebagai terduga pelaku.

“Terduga yang diperiksa ada dua orang, masing-masing berinisial Prada Y dan Prada Z,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Haryadi mengungkapkan bahwa korban WK diketahui memiliki hubungan asmara dengan salah satu terduga, yakni Prada Y. Kendati demikian, pihaknya menegaskan bahwa motif serta kronologis lengkap kejadian masih terus didalami oleh penyidik.

“Prada Y dan korban diketahui memiliki hubungan pacaran. Namun, terkait motif dan peran masing-masing masih dalam proses pendalaman,” jelasnya.

Penanganan perkara ini secara resmi telah dilimpahkan dari Polres Baubau kepada Denpom XIV/3 Kendari sejak Senin (22/12). Seluruh proses hukum selanjutnya ditangani oleh aparat penegak hukum militer sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, warga di sekitar Jalan Lingkar Bungi–Sorawolio digegerkan oleh penemuan jasad seorang perempuan di bawah jembatan permandian tersebut. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga berinisial MA (42) sekitar pukul 12.30 WITA.

Saat itu, saksi tengah melintas dari arah Karya Baru menuju Kelurahan Liabuku dan sempat berhenti di atas jembatan. Kecurigaan muncul setelah saksi melihat kerumunan hewan liar di bawah jembatan. Setelah didekati, saksi mendapati sesosok tubuh manusia dalam posisi telungkup dan tanpa busana. Temuan tersebut kemudian didokumentasikan dan segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Kasi Humas Polres Baubau, IPTU Rino Asnan, menjelaskan bahwa saat ditemukan, kondisi korban telah mengalami pembusukan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka, di antaranya luka bakar, luka robek pada bagian leher, serta luka di kepala yang diduga akibat benturan benda tumpul,” beber IPTU Rino kepada awak media, Minggu (21/12).

Selain itu, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Di lokasi ditemukan botol bekas yang berisi sisa bahan bakar minyak serta pakaian dalam wanita dalam kondisi terbakar. Seluruh barang tersebut telah diamankan sebagai barang bukti,” pungkasnya.

Berdasarkan temuan, korban diduga mengalami tindak kekerasan sebelum meninggal dunia. Meski demikian, aparat penegak hukum menegaskan bahwa seluruh kesimpulan resmi masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan lanjutan.

Hingga berita ini diterbitkan, Denpom XIV/3 Kendari masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap secara menyeluruh peristiwa tersebut, termasuk motif, peran masing-masing terduga, serta rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -