KENDARIKINI.COM – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari menghentikan operasi pencarian nelayan hilang di Perairan Lasalimu Selatan, Sabtu (20/6/2026).
Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, mengatakan operasi SAR dihentikan setelah memasuki hari ketujuh tanpa menemukan korban.
Hingga pukul 13.45 Wita, Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian, namun hasilnya masih nihil.
Sesuai prosedur operasi SAR, pencarian resmi ditutup karena tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing setelah operasi dinyatakan berakhir.
Korban diketahui bernama Insan (30), warga Desa Lasalimu Pantai, Kabupaten Buton.
Berdasarkan laporan, korban berangkat memancing menggunakan longboat pada 13 Juni 2026 sekitar pukul 02.00 Wita.
Sehari kemudian, longboat beserta telepon genggam korban ditemukan terdampar di pesisir Desa Koepisino, Kabupaten Buton Utara.
Tim SAR Gabungan melibatkan Basarnas Kendari, Pos SAR Wakatobi, Polair Buton, masyarakat, dan keluarga korban.
Pencarian didukung berbagai peralatan, termasuk Rigid Inflatable Boat (RIB), longboat, AquaEye, serta perlengkapan penyelamatan lainnya.*










