KENDARIKINI.COM – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) mengecam hilangnya akun Instagram pengamat politik Hendri Satrio.
Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, menyebut peristiwa itu sebagai dugaan pembungkaman terhadap kebebasan menyampaikan pendapat.
Pernyataan tersebut disampaikan Teguh di Jakarta, Rabu, 25 Juni 2026.
Menurutnya, akun Instagram Hendri Satrio selama ini menjadi media penyebaran gagasan dan pandangan kepada publik.
Teguh menilai setiap warga berhak menyampaikan pendapat dalam ruang demokrasi tanpa intimidasi maupun pembungkaman.
Ia menyayangkan jika perbedaan pandangan justru dibalas dengan tindakan yang menghilangkan ruang berekspresi seseorang.
JMSI menyampaikan dua tuntutan atas peristiwa tersebut.
Pertama, meminta pihak yang diduga membajak atau menghilangkan akun segera mengembalikannya kepada pemilik.
Kedua, Teguh mengajak masyarakat lebih dewasa menyikapi perbedaan pendapat sebagai kekuatan demokrasi Indonesia.
Menurutnya, keberagaman pandangan merupakan modal penting untuk mendorong kemajuan bangsa.
Sebelumnya, akun Instagram @hendri.satrio dilaporkan hilang sejak beberapa pekan terakhir.
Beredar dugaan akun tersebut menghilang setelah Hendri Satrio mengunggah video berisi kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dugaan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.*










