KENDARIKINI.COM – Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Prof. Badri Mutnir Sukoco, melakukan kunjungan ke Universitas Halu Oleo (UHO), Jumat, 24 April 2026.
Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan sarasehan bertema arsitektur pendidikan tinggi yang digelar di Aula Rapat Senat UHO.
Dalam pemaparannya, Prof. Badri menekankan pentingnya pemetaan Diktisaintek sebagai dasar pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
Ia menjelaskan, peta tersebut menjadi acuan dalam menentukan arah kebijakan serta kontribusi perguruan tinggi bagi pembangunan nasional.
Menurutnya, arsitektur pendidikan tinggi berperan strategis dalam mendorong kemajuan bangsa, termasuk kontribusi UHO untuk Sulawesi Tenggara.
Prof. Badri juga menyinggung visi Indonesia Emas 2045 sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024.
Ia menilai, visi tersebut masih jarang dibahas di lingkungan kampus, padahal menjadi landasan penting pembangunan nasional.
Visi Indonesia Emas 2045 menargetkan Indonesia sebagai negara bersatu, berdaulat, maju, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Plt Rektor UHO, Dr. Herman, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Sesjen Kemendiktisaintek.
Ia menyebut kegiatan ini menjadi momentum penting memahami arah kebijakan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi nasional.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah pusat.*










