Rabu, Oktober 28, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaMahacala UHO Tolak Wacana Presiden Mapala Se-Indonesia, Soroti Independensi Organisasi

Mahacala UHO Tolak Wacana Presiden Mapala Se-Indonesia, Soroti Independensi Organisasi

KENDARIKINI.COM – Temu Wicara Temu Warga dan Kenal Medan (TWKM) XXXV Mapala Se-Indonesia mengalami kebuntuan atau deadlock. Ketua Mahacala Universitas Halu Oleo (UHO), Ika Amalia, menyoroti perbedaan pandangan terkait wacana pembentukan organisasi nasional Mapala.

Dalam keterangannya, Ika menyebut Mahacala UHO menolak upaya memperluas peran Pusat Koordinasi Nasional menjadi organisasi permanen dengan struktur presiden, wakil presiden, hingga gubernur di tingkat provinsi.

Menurutnya, gagasan tersebut bertentangan dengan semangat independensi yang selama ini menjadi landasan organisasi mahasiswa pencinta alam.

“Selama ini, semua organisasi adalah jenderal, bergerak secara independen dan bebas menentukan langkah-langkah sendiri,” ungkap Ika.

Perbedaan pandangan itu membuat sidang Temu Wicara mengalami kebuntuan. Selanjutnya, penyelenggaraan secara organisasi diambil alih oleh *steering committee*.

Mahacala UHO juga menyayangkan dugaan penyerangan sekretariat mereka yang disebut terjadi pada malam sebelumnya. Ika menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan semangat persaudaraan dalam komunitas pencinta alam.

Menurutnya, perbedaan pendapat semestinya diselesaikan melalui dialog dan mekanisme organisasi, bukan tindakan yang berpotensi memicu konflik.

Di sisi lain, Ika menjelaskan rangkaian kegiatan TWKM XXXV telah terlaksana, mulai dari pendakian Gunung Mekongga, penyelaman di Wakatobi, panjat tebing Linomoyo, hingga kegiatan sosial.

Bakti sosial tersebut meliputi sunatan massal terhadap 30 anak, pemeriksaan kesehatan gratis bagi 70 warga, serta penanaman mangrove.

Mahacala UHO menegaskan akan tetap mendukung TWKM sebagai ruang silaturahmi, pertukaran pengetahuan, dan pembahasan isu lingkungan tanpa menghilangkan independensi masing-masing organisasi Mapala.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan dari pihak lain terkait perbedaan pandangan maupun dugaan penyerangan sekretariat tersebut.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -