Rabu, September 30, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaKetum JMSI Teguh Santosa: UKW Bukan Basa-basi, Pers Jangan Bising

Ketum JMSI Teguh Santosa: UKW Bukan Basa-basi, Pers Jangan Bising

KENDARIKINI.COM — Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Dr. Teguh Santosa, menegaskan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bukan sekadar formalitas.

Pernyataan itu disampaikan Teguh saat membuka UKW hasil kerja sama JMSI dan Pikiran Rakyat di Hall Dewan Pers, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Menurut Teguh, wartawan berkualitas dan perusahaan pers profesional harus berjalan beriringan untuk menciptakan pers yang sehat.

“Mestinya, wartawan yang berkualitas dan media profesional ini dapat berjalan seiring,” kata Teguh.

Ia mengatakan pers nasional harus mampu menyehatkan demokrasi, bukan sekadar memproduksi kebisingan di tengah masyarakat.

Teguh juga menyoroti tantangan industri media akibat masifnya hoaks dan ujaran kebencian di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau AI.

Menurutnya, perkembangan teknologi turut menghadirkan tantangan baru bagi masyarakat dalam memilah informasi yang kredibel.

Karena itu, Teguh mendorong wartawan memperkuat kemampuan riset dan tidak sekadar mengikuti arus informasi algoritma media sosial.

“Jika wartawannya rajin meriset, secara teoretis masyarakat akan selamat dari jebakan optik algoritma,” ujarnya.

Ia menyebut fenomena tersebut sebagai tantangan “algo-sapiens”, ketika algoritma turut memengaruhi cara masyarakat menerima dan memahami informasi.

Teguh juga menyinggung maraknya akun anonim yang membuat diskursus dunia nyata dan ruang digital semakin sulit dipisahkan.

Ia mengusulkan wacana satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk satu akun media sosial sebagai salah satu opsi mitigasi.

Namun, Teguh mengakui gagasan tersebut berpotensi menimbulkan perdebatan terkait kebebasan berpendapat.

Menurutnya, persoalan utama bukan sekadar kebebasan berpendapat, melainkan manipulasi algoritma yang dapat mengeksploitasi emosi publik.

Teguh berharap peserta UKW terus menjaga idealisme dan menghadirkan informasi berkualitas bagi masyarakat di tengah derasnya arus digital.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -