Selasa, Juli 7, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PPI Soroti Penanganan Kasus Limbah VDNI, Singgung Oknum Polisi

KENDARIKINI.COM — Pergerakan Pemuda Indonesia (PPI) mengkritik penanganan dugaan kasus limbah di Konawe.

PPI menilai pernyataan Polres Konawe soal penyelidikan belum menunjukkan langkah konkret.

Ketua PPI, Sulkarnain, menyebut pemeriksaan terhadap oknum polisi belum dilakukan.

Ia menyoroti belum adanya pemanggilan terhadap mantan Kapolsek Bondoala berinisial HP.

Menurutnya, kondisi ini menimbulkan keraguan terhadap keseriusan penanganan kasus.

“Pernyataan yang disampaikan terkesan hanya omong kosong,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Kasus ini terkait dugaan pengeluaran limbah dari Kawasan Berikat PT VDNI tanpa dokumen.

PPI menduga terdapat keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas tersebut.

Sulkarnain mengaku memiliki data dan dokumentasi yang dapat mendukung penyelidikan.

Ia menyatakan siap menyerahkan bukti jika penanganan dilakukan secara serius.

Selain itu, ia juga mengaku pernah berkomunikasi langsung dengan oknum dimaksud.

PPI meminta transparansi dan keberanian aparat dalam mengusut dugaan tersebut.

Sebelumnya, Polres Konawe menyatakan tengah melakukan penyelidikan atas informasi yang beredar.

Kasi Humas IPTU Andi Abd Gafur menyebut kemungkinan keterlibatan pihak tertentu masih didalami.

Pernyataan itu disampaikan kepada media pada awal Maret 2026.

PPI berharap penanganan kasus dilakukan terbuka dan profesional.

Mereka juga mendorong aparat bertindak tegas jika ditemukan pelanggaran hukum.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -