Selasa, Juni 9, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaUmar Bonte Minta Presiden Prabowo Selesaikan Polemik Tenaga Honorer di Daerah

Umar Bonte Minta Presiden Prabowo Selesaikan Polemik Tenaga Honorer di Daerah

KENDARIKINI.COM – Wakil Ketua Komite II DPD RI dapil Sulawesi Tenggara La Ode Umar Bonte titipkan pesan usai pelantikan presiden terpilih Prabowo Subianto, Minggu 20 Oktober 2024.

Diketahui, Prabowo Subianto resmi terlantik sebagai Presiden RI ke-8 dan mengembangkan tugas sebagai pemimpin baru di Indonesia.

“Demi Allah saya bersumpah memenuhi kewajiban sebagai presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Memegang teguh Undang-undang dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan seluruh-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa,” bunyi sumpah pelantikan presiden RI.

Melalui kesempatan ini, UB mengatakan kepada presiden Prabowo Subianto untuk memberikan atensi pada pembangunan fisik dan non fisik di seluruh daerah di Indonesia.

Selain itu, UB juga menyampaikan agar kiranya kedepan sejumlah tenaga honorer diberikan atensi yang besar.

“Saya meminta kepada bapak presiden Republik Indonesia dalam hal ini bapak Prabowo untuk mau memperhatikan tenaga honorer yang masih saja menjadi masalah di daerah-daerah,” katanya melalui unggahan video akun TikTok resminya @umarbonte01.

Lanjutnya, seperti yang terjadi belakangan ini di Sulawesi Tenggara, tepatnya di kabupaten Muna.Terdapat 426 tenaga honorer yang tidak bisa mengikuti tes PPPK, disebabkan oleh data-data yang sengaja di hilangkan oleh oknum-oknum tertentu.

“Contohnya tenaga honorer yang ada di Sulawesi Tenggara, khususnya di kabupaten Muna. Data-data mereka sengaja dihapus oleh oknum tertentu,” ujarnya.

Selanjutnya, UB juga menyampaikan, kiranya presiden Prabowo Subianto mampu mendorong pemerintahan yang bersih dan berwibawa guna mendorong percepatan pembangunan di beberapa daerah di Indonesia

“Dan saya juga berharap, bahwa Prabowo dalam hal ini sebagai presiden Republik Indonesia bisa membuktikan visi dan misinya. Dan bisa mendorong pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” pungkasnya.**

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -