Kamis, Juni 11, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaBEM UHO Layangkan Kritik Soal Dugaan BBM Subsidi Oplosan di Kendari

BEM UHO Layangkan Kritik Soal Dugaan BBM Subsidi Oplosan di Kendari

KENDARIKINI.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Halu Oleo (UHO) soroti dugaan Bahan Bakar Minyak (BBM) oplosan di Kota Kendari.

Sorotan ini imbas dari masalah yang menimpa sejumlah ojol di Kota Kendari, diduga menjadi korban BBM oplosan.

Menteri Isu Strategis dan Kebijakan Publik BEM UHO, Muh. Hairun mengatakan, kejadian ini mengadung dua konotasi buruk, yakni citra pertamina menjadi buruk dan lemahnya sistem pengawasan.

Hairun menilai praktik BBM oplosan ini tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga dapat merusak perekonomian lokal, terutama yang berprofesi sebagai ojol.

“Praktik oplosan ini menggambarkan bagaimana rendahnya pengawasan dalam distribusi BBM di daerah, yang pada gilirannya merusak kepercayaan publik terhadap PT Pertamina dan instansi pemerintah terkait,” katanya, Rabu (5/3/2025).

Disisi lain, masalah ini berpotensi membuat masyarakat tidak percaya terhadap keberadaan pertamina.

Hairun menekankan pentingnya tindakan tegas dari Pemerintah dan Pertamina untuk segera mengusut tuntas kasus ini, serta memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang.

Selain itu, pihaknya juga menuntut transparansi dalam proses penyelidikan dan penindakan hukum yang adil bagi semua pihak tanpa tebang pilih.

“Kami mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan distribusi BBM di Sulawesi Tenggara serta langkah-langkah pencegahan yang lebih ketat untuk menghindari praktik ilegal yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Kemudian, Ia menambahkan, perlu adanya penguatan sistem pengawasan berbasis teknologi yang memungkinkan pemantauan distribusi BBM secara real-time,

Sambungnya, adanya peningkatan kapasitas aparat penegak hukum dalam menangani kasus-kasus terkait BBM oplosan, serta evaluasi kebijakan distribusi BBM yang lebih adil dan merata.**

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -