KENDARIKINI.COM – Kelompok Cipayung Plus Kota Kendari lakukan demontrasi di perempatan lampu merah pasar baru, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Minggu 31 Agustus 2025.
Dari pantauan Jurnalis Kendarikini.com sekitar pukul 18.20 WITA memperlihatkan sejumlah anggota organisasi kemahasiswaan HMI, GMKI, GMNI, IMM, LMND dan PMII.
Keberadaan para demontran ini membuat aktivitas lalulintas kendaraan mengalami kemacetan yang cukup besar.
Gerakan ini sebagai titik awal persiapan aksi demontrasi yang akan dilaksanakan pada Senin 1 September 2025.
Ketua Eksekutif Kota (EK) LMND Kendari, Jordi, menjelaskan pihaknya mendorong penolakan kenaikan tunjangan gaji DPR dan mengutuk tindakan represif terhadap masyarakat sipil.
“Jadi gerakan kami besok menolak tunjangan gaji DPR serta menuntuk segala bentuk tindakan represif kepada masyarakat,” katanya.
Selanjutnya, Jordi mengatakan bahwa Cipayung Plus Kota Kendari akan mendorong Polda Sultra untuk memberikan atensi penuh terhadap kasus tewasnya pengemudi ojek online (Ojol) Affan Kurniawan.
Selain itu, ia berharap kepada seluruh para demontran untuk tetap konsisten dan komitmen dalam mengawal isu-isu tersebut.
Sekitar pukul 18.45 WITA anggota organisasi Cipayung Plus langsung segera membubarkan diri dan aktivitas lalulintas kembali berjalan dengan lancar.(Amin)*










