KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., meresmikan revitalisasi satuan pendidikan di Sultra yang dipusatkan di SMAN 7 Kendari, pada Sabtu pagi, 10 Januari 2026.
Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI atas penempatan program strategis nasional revitalisasi satuan pendidikan, termasuk dukungan Papan Interaktif Digital (PID) Merah Putih, di Provinsi Sultra.
“Mewakili Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri. Kami berharap program strategis seperti ini dapat terus berlanjut demi peningkatan mutu pendidikan di daerah,” ujar Gubernur dalam sambutannya.
Gubernur juga menandatangani prasasti simbolis peresmian pembangunan empat unit sekolah baru, yakni SMAN 1 Ngapa, SMAN 3 Tomia, SMAN 3 Kulisusu Utara, dan SMAN 1 Pakue Utara. Selain itu, Pemprov Sultra juga menyalurkan bantuan revitalisasi terhadap 147 sekolah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan total nilai bantuan lebih dari Rp72 miliar.
Sementara Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI secara simbolis meresmikan 81 sekolah hasil revitalisasi serta dua unit sekolah baru yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sultra. Program revitalisasi yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp122 miliar.
Gubernur menegaskan bahwa, kebijakan revitalisasi pendidikan di Sultra akan difokuskan pada wilayah 3T, yakni daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal, khususnya kawasan kepulauan. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong pemerataan akses serta peningkatan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Sultra.
Mendikdasmen RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi Pemprov Sultra dalam pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan. Ia menyebutkan bahwa realisasi program revitalisasi sekolah di Sultra telah mencapai 100 persen.
Mendikdasmen berharap seluruh sarana dan prasarana pendidikan yang telah dibangun dan direvitalisasi dapat dimanfaatkan secara optimal serta dirawat dengan baik, sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi dunia pendidikan dan generasi muda Sultra.*










