KENDARIKINI.COM – Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menegaskan tarif sewa lapak UMKM di eks MTQ Kendari belum ditentukan.
Pernyataan ini menanggapi polemik angka Rp900 yang sempat viral dan memicu perhatian publik.
Gubernur menyebut angka tersebut belum pernah ditetapkan oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sultra.
“Saya sudah tanyakan ke Perumda, belum ada penetapan harga,” ujar Andi Sumangerukka, Kamis (23/4/2026).
Ia menekankan penentuan tarif harus melibatkan pelaku UMKM agar keputusan lebih adil.
Menurutnya, penggunaan aset pemerintah daerah memang memiliki aturan yang mengharuskan adanya sewa.
Namun, besaran tarif perlu dibahas bersama agar tidak memberatkan pelaku usaha kecil.
Gubernur mengusulkan dialog antara Perumda dan pelaku UMKM sebelum menetapkan harga resmi.
“Duduk bersama tentukan harga yang sesuai supaya semua pihak merasa adil,” katanya.
Sebelumnya, isu tarif Rp900 untuk sewa lapak di eks MTQ Kendari ramai dibahas di media sosial.
Polemik tersebut memicu beragam reaksi dari masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Kendari.*










