KENDARIKINI.COM — KM Legenda Nusantara 99 mengalami kebakaran di perairan antara Pulau Selayar dan Kabaena, Selasa (1/9/2026).
Kapal tersebut mengangkut 13 orang dengan rute Jakarta-Morowali dan membawa muatan chemical serta alat berat.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.00 Wita setelah cairan chemical dilaporkan mengalami kebocoran.
Seluruh penumpang dan kru kapal kemudian dievakuasi KM KBR Benua Dua sebagai kapal penolong.
Dari 13 orang di kapal, tiga orang membutuhkan evakuasi medis atau medevac akibat keracunan chemical.
Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna bersama potensi SAR diberangkatkan menggunakan speedboat Polair menuju titik pertemuan.
Tim SAR tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi para korban dari KM KBR Benua Dua.
Sebanyak 12 orang dievakuasi menuju Pelabuhan Tampo dan tiba sekitar pukul 10.40 Wita.
Mereka kemudian mendapat penanganan medis menggunakan ambulans Puskesmas Tampo dan petugas kesehatan pelabuhan.
Sementara itu, dua korban dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tersebut, yakni John Petro, 42, dan Yudi Bagus, 22.
Satu korban lainnya, Sahriar, 42, selaku nakhoda, mengalami keracunan chemical dan membutuhkan penanganan medis.
Korban meninggal dan korban yang membutuhkan perawatan selanjutnya dibawa ke RSUD L.M. Baharuddin.
Plh. Kepala KPP Kendari, Iwan Gunawan, mengatakan seluruh POB KM Legenda Nusantara 99 telah berhasil dievakuasi.
Setelah seluruh korban dievakuasi, operasi SAR kecelakaan kapal tersebut dinyatakan selesai dan ditutup.
Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Operasi melibatkan Unit Siaga SAR Muna, kru KM KBR Benua Dua, Polair Muna, Polsek Tampo, KUPP Raha, dan unsur lainnya.*












