KENDARIKINI.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) menggelar doa bersama bagi ASN yang gugur menjalankan tugas negara di Jayawijaya, Papua.
Doa bersama tersebut berlangsung melalui apel gabungan di Lapangan Kantor Gubernur Sultra, Senin (14/9/2026).
Apel dipimpin Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Muhammad Fadlansyah dan diikuti seluruh ASN lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
Dalam arahannya, Fadlansyah mengajak seluruh peserta apel mendoakan ASN Kabupaten Jayawijaya yang gugur saat menjalankan tugas negara.
ASN tersebut menjadi korban serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.
“Marilah kita bersama-sama mendoakan arwah ASN Kabupaten Jayawijaya yang gugur dalam melaksanakan tugas negara,” kata Fadlansyah.
Penghormatan tersebut merupakan bentuk empati terhadap ASN yang gugur saat menjalankan tugas pemerintahan.
Kegiatan itu juga menindaklanjuti ajakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memberikan penghormatan kepada ASN yang gugur.
Selain doa bersama, Fadlansyah menyoroti kondisi cuaca ekstrem akibat musim kemarau panjang di sejumlah wilayah Sultra.
Menurutnya, minimnya curah hujan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah.
“Banyak kejadian seperti kebakaran hutan di Kolaka Timur. Lahan gambut lebih dari 40 hektare mengalami kebakaran,” ujarnya.
Fadlansyah meminta perangkat daerah terkait mengambil langkah strategis untuk menangani potensi kebakaran akibat kemarau.
Dia juga mengingatkan ASN menjaga kesehatan selama kondisi cuaca ekstrem agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.
“Saya minta kita semua tetap menjaga kesehatan agar dapat melaksanakan tugas-tugas dengan baik,” katanya.
Fadlansyah menegaskan apel gabungan bukan sekadar rutinitas kedinasan, tetapi bagian dari penguatan tanggung jawab aparatur.*













