Selasa, September 22, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaPLN Siapkan 5,2 GWp PLTS dan 8,2 GWh BESS untuk Perkuat Sulbagsel

PLN Siapkan 5,2 GWp PLTS dan 8,2 GWh BESS untuk Perkuat Sulbagsel

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) menyiapkan penguatan jangka panjang Sistem Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).

Penguatan tersebut dilakukan melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sekitar 5,2 gigawatt peak (GWp).

Selain PLTS, PLN juga menyiapkan Battery Energy Storage System (BESS) dengan kapasitas mencapai 8,2 gigawatt hour (GWh).

Langkah tersebut diarahkan untuk membangun sistem kelistrikan yang lebih beragam, fleksibel, dan resilien.

Pengembangan PLTS dan BESS menjadi bagian strategi PLN menghadapi perubahan kondisi pembangkit, termasuk pembangkit berbasis hidro.

Anggota Pemangku Kepentingan Dewan Energi Nasional (DEN), Sripeni Inten Cahyani, menyebut PLTA berkontribusi sekitar 30 persen.

Sementara itu, PLTU batu bara mengambil peran sekitar 20 persen dalam sistem kelistrikan Sulawesi.

Hal tersebut disampaikan Sripeni saat mengunjungi kantor PLN UP2B Sistem Makassar pada 15 September 2026.

Menurutnya, kondisi El Nino dan kemarau panjang turut memengaruhi ketersediaan air bagi pembangkit hidro.

PLN juga mengupayakan modifikasi cuaca dan hujan buatan untuk membantu mempertahankan ketersediaan air.

Di sisi lain, sejumlah PLTU batu bara diupayakan kembali beroperasi setelah menjalani pemeliharaan.

Sripeni mengatakan kondisi kelistrikan Sulawesi Selatan mulai berangsur membaik dalam sepekan terakhir.

Pengembangan PLTS dan BESS kemudian disiapkan sebagai bagian penguatan Sistem Sulbagsel hingga 2029.

PLTS akan menambah pasokan energi surya, sedangkan BESS berfungsi menyimpan energi dan mendukung fleksibilitas sistem.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan pemulihan sistem berjalan bersamaan dengan persiapan penguatan jangka panjang.

Menurut Edyansyah, sistem kelistrikan membutuhkan sumber pasokan yang beragam untuk menghadapi perubahan kondisi energi.

“PLN juga menyiapkan penguatan sistem dalam jangka panjang melalui pengembangan PLTS dan BESS,” ujar Edyansyah.

Ia menambahkan, penguatan Sulbagsel tidak hanya berfokus pada penambahan kapasitas pembangkitan.

Kemampuan sistem beradaptasi terhadap perubahan sumber energi juga menjadi perhatian PLN.

PLN memastikan pemulihan sistem tetap menjadi prioritas melalui optimalisasi dan percepatan pemulihan pembangkit bermasalah.

Penguatan jangka panjang diharapkan mendukung kebutuhan listrik masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Sulawesi secara berkelanjutan.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -