Selasa, September 29, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaTransaksi QRIS di Sultra Tumbuh, BI Dorong Masyarakat Pahami Pembayaran Digital

Transaksi QRIS di Sultra Tumbuh, BI Dorong Masyarakat Pahami Pembayaran Digital

KENDARIKINI.COM – Transaksi QRIS di Sulawesi Tenggara terus tumbuh, baik dari jumlah pengguna maupun merchant.

Deputi Kepala Perwakilan BI Sultra, Thathit Suryono, menyampaikan perkembangan tersebut dalam Bincang Bareng Media, Selasa (29/9/2026).

Berdasarkan perbandingan periode Agustus, jumlah pengguna QRIS meningkat 29,59 persen.

Sementara jumlah merchant QRIS tercatat tumbuh 32,02 persen pada periode yang sama.

Thathit mengatakan pertumbuhan tersebut terus didorong melalui kolaborasi BI, perbankan dan pemerintah daerah.

“QRIS terus kita dorong karena ini karya bangsa dan jadi game changer digitalisasi sistem pembayaran,” kata Thathit.

Menurutnya, penggunaan transaksi nontunai membuat perputaran dana tetap berada dalam sistem perbankan.

BI Sultra tidak hanya mendorong masyarakat menggunakan QRIS, tetapi juga memahami manfaat dan risikonya.

Thathit menjelaskan terdapat tiga tahapan dalam mendorong penerimaan masyarakat terhadap pembayaran digital.

Ketiga tahapan tersebut yakni experience, awareness dan acceptance.

Pada tahap experience, masyarakat diberikan pengalaman menggunakan QRIS sebagai pembeli maupun penjual.

Selanjutnya, masyarakat diarahkan memahami manfaat transaksi digital sekaligus risiko yang menyertainya.

Tahap terakhir adalah acceptance, ketika masyarakat menerima digitalisasi sebagai bagian aktivitas ekonomi.

BI Sultra menjalankan berbagai program edukasi, termasuk Pekan QRIS Nasional, QRIS Jelajah Indonesia dan Safari QRIS.

Program tersebut melibatkan generasi muda untuk mengedukasi masyarakat dan merchant mengenai penggunaan QRIS.

Digitalisasi juga diperluas pada sektor pemerintahan daerah di Sulawesi Tenggara.

Thathit menyebut seluruh pemerintah daerah di Sultra telah masuk kategori pemerintah daerah digital.

Sultra memiliki 17 kabupaten/kota dan satu pemerintah provinsi yang didorong memperluas digitalisasi pembayaran.

BI Sultra memberikan pendampingan terkait pendapatan asli daerah, belanja daerah, pelaporan dan program bersama perbankan.

BI juga mendorong BPD Sultra mendukung digitalisasi melalui pengembangan model bisnis dan aplikasi pembayaran.

Penguatan kapasitas dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan BPD Jawa Timur.

Program unggulan digitalisasi dari Jawa Timur diharapkan dapat direplikasi di Sulawesi Tenggara.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -