KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kapasitas petani binaan melalui pelatihan pertanian organik berkelanjutan di Desa Ululere, Bungku Timur, Morowali, Sulawesi Tengah.
Pelatihan bertajuk “Organik Jiwa Negeri dan Darah Bangsaku” tersebut berlangsung pada 16–20 Oktober 2026 dan diikuti puluhan petani dari sejumlah desa wilayah pemberdayaan perusahaan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Vale Indonesia melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali.
Program tersebut bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mendorong penerapan praktik pertanian yang sehat dan ramah lingkungan.
Selama lima hari, peserta mempelajari ekologi tanah, sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, pembuatan Mikro Organisme Lokal (MOL), serta teknik pengomposan.
Petani juga mengikuti praktik lapangan berupa pengujian tekstur tanah, daya kapiler, aerasi, pengenalan biota tanah, hingga pembuatan kompos dan MOL.
Head of External Regional & Growth Vale Indonesia, Endra Kusuma, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kemandirian petani.
Menurutnya, penguatan kapasitas petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pertanian.
Salah seorang peserta, Hafirudin, mengaku mendapatkan pengetahuan baru untuk menyempurnakan penerapan metode pertanian organik yang telah dijalaninya selama sekitar dua tahun.
Ia menilai pelatihan tersebut membantu memperjelas pemahamannya mengenai pengelolaan lahan dan penerapan teknik pertanian organik yang tepat.
Melalui kegiatan ini, Vale Indonesia berharap peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh serta membagikannya kepada petani lain di desa masing-masing.
Dengan demikian, praktik pertanian organik berkelanjutan di Morowali diharapkan semakin berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.*













