Senin, Juli 6, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ambulans Rusak, Pasien Kecelakaan di Konawe Utara Meninggal Dunia

KENDARIKINI.COM – Kematian pasien EA (22), warga Motui, Konawe Utara, memicu sorotan terhadap layanan kesehatan, Selasa (24/03/2026).

Korban meninggal setelah mengalami kecelakaan dan terlambat dirujuk ke rumah sakit.

Ambulans Puskesmas Motui dilaporkan rusak sehingga tidak dapat digunakan saat kondisi darurat.

Keluarga korban menyebut keterlambatan rujukan menjadi faktor yang memperburuk kondisi pasien.

“Jika ambulans tersedia, mungkin nyawa keluarga kami bisa diselamatkan,” ujar kerabat korban.

Mahasiswa Motui, Muhaimin, mengkritik keras Kepala Puskesmas yang dinilai lalai.

Ia menilai tidak ada langkah cepat memperbaiki ambulans sebagai fasilitas vital pelayanan kesehatan.

“Kalau tidak mampu bertanggung jawab, lebih baik mundur,” tegasnya.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya kesiapan sarana kesehatan, termasuk ambulans rujukan darurat.

Undang-Undang Kesehatan mewajibkan fasilitas menyediakan sarana memadai untuk keselamatan pasien.

Mahasiswa juga mendesak Bupati Konawe Utara mengevaluasi kinerja Kepala Puskesmas Motui.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Motui, Muslan Riana, memberikan klarifikasi resmi.

Ia membenarkan ambulans sedang rusak dan dalam proses perbaikan.

Menurutnya, pihak Puskesmas tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada pasien.

“Kami turut berduka dan telah berupaya melakukan rujukan secepat mungkin,” ujarnya.

Muslan menyebut rujukan dilakukan dengan koordinasi fasilitas kesehatan terdekat.

Kerusakan ambulans juga telah dilaporkan ke Dinas Kesehatan untuk penanganan segera.

Ia menegaskan kejadian ini menjadi bahan evaluasi peningkatan pelayanan ke depan.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -