KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari terbaru telah menerima 8 (Delapan) aduan soal dugaan BBM Subsidi Oplosan jenis pertalite, Kamis, 6 Maret 2025.
Kanit Tipidter Satreskrim Polresta Kendari Ipda Ariel Mogens Ginting yang ditemui Rabu Malam 5 Maret 2025 disela-sela menerima aduan mengatakan bahwa sejauh ini pihaknya telah menerima 8 (Delapan) aduan dari Ojek Online (Ojol).
“Laporan dari teman-teman ojol yang kemarin (4/3) kita sudah terima dan sudah kita proses, barang bukti sudah kita amankan, sampelnya yang dari motornya, dan pengaduannya kita sudah terima,” katanya.
“Jadi untuk malam ini ada lagi teman-teman Ojol yang datang, puluhan yang mengadu dua, dan sementara berproses,” ujarnya.
“Total dengan yang kemarin (4/3) itu 6 aduan dan 2 untuk malam ini (5/3), total 8 aduan,” tambahnya.
Sambungnya bahwa pihaknya selalu terbuka menerima aduan masyarakat tanpa terkecuali.
“Berapapun yang melapor kita siap terima aduan,” tambahnya lagi.
“Karena perkara ini bersifat delik aduan, jadi ada aduan baru kita proses,” tuturnya.
Lanjutnya bahwa pihaknya juga telah memanggil pihak pengawas SPBU Rabam.
“Dan tadi (5/3) kita sudah memanggil pihak SPBU, pengawas SPBU Rabam, dan kita panggil untuk klarifikasi,” ungkapnya.
Pihaknya juga menyampaikan bahwa berdasarkan hasil klarifikasi pihak pengawas SPBU Rabam, bahwa SPBU hanya menerima barang dari depot Pertamina.
“Pengawas SPBU Rabam mengatakan bahwa mereka sudah menerima ini dari Depot, dan tidak ada aktivitas lain, tidak dibongkar, tidak diapa-apakan, karena akan di kroscek pihak depot,” bebernya.
Pihaknya juga menyampaikan untuk mempercayakan hal tersebut ke pihak Kepolisian.
“Jadi semua ada prosesnya, tidak ujuk-ujuk langsung kita mau pidanakan orang, intinya beri kami kepercayaan untuk memproses perkara ini,” pungkasnya.*










