Sabtu, Juni 13, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaBerawal dari Mobil Terserempet, Empat Warga di Kolaka Diduga Dianiaya Oknum Polisi

Berawal dari Mobil Terserempet, Empat Warga di Kolaka Diduga Dianiaya Oknum Polisi

KENDARIKINI.COM – Dua Oknum Polisi diduga melakukan penganiayaan terhadap empat warga Kolaka.

Insiden tersebut berawal pada saat korban hendak pulang dari tempat permandian di Kea-Kea, Kabupaten Kolaka usai mengisi liburan di hari lebaran Idul Fitri 1446 H, pada Rabu 2 April 2025.

Dari informasi korban bahwa, kronologis kejadian pada saat korban hendak keluar dari permandian Kea-Kea, Desa Ulunggolaka, Kecamatan Latambaga dengan mengendarai roda empat korban bersama keluarganya, namun saat itu mobil korban sempat bersenggolan dengan mobil pelaku tepat di jalur tanjakan yang saat itu ruas jalan tersebut yang begitu sempit.

“Pelaku yang kami duga oknum polisi kemudian marah kepada korban terkesan ngotot, kemudian turun menghampiri korban, sedangkan saat itu ruas jalan tidak memungkinkan untuk di lewati oleh dua kendaraan jenis roda empat,” jelas korban.

Selanjutnya, sempat terjadi cekcok dan akhirnya kedua oknum polisi bersaudara itu diduga menganiaya korban yang di saksikan oleh keluarganya.

“Dan lebih naas lagi, karena aksi dua oknum polisi tersebut sempat direkam oleh keluarga, maka tidak berfikir panjang oknum polisi tersebut juga diduga menganiaya seluruh keluarga korban dan mengancam dengan mengunakan pistol milik oknum polisi tersebut,” ungkap korban dan keluarga.

Sementara itu Kapolres Kolaka yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp pada Rabu 3 April 2025 mengatakan pihaknya sementara melakukan pendalaman.

“Untuk kasus tersebut sedang dilakukan pendalaman, untuk diduga pelaku bukan personel polres kolaka namun sedang cuti di kolaka karena keluarganya tinggal di kabupaten Kolaka,” jelasnya.

Lanjutnya oknum polisi tersebut bertugas di Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Yang bersangkutan tugas di Sulteng, sedang cuti lebaran di Kolaka,” pungkasnya.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -