Rabu, Agustus 5, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

KSBSI Sultra Desak Polda Usut Pemalangan Hauling PT Toshida

KENDARIKINI.COM – KSBSI Sulawesi Tenggara mendesak Polda Sultra segera menindaklanjuti laporan dugaan pemalangan hauling PT Toshida Indonesia.

KSBSI menilai kepastian hukum penting agar operasional perusahaan kembali berjalan dan pekerja tetap terlindungi.

Aktivitas PT Toshida di Kabupaten Kolaka dilaporkan terhenti akibat dugaan pemalangan akses operasional perusahaan.

Video yang diterima Kendarikini.com memperlihatkan dump truck bermuatan ore nikel berhenti karena akses hauling tertutup.

Ketua Korwil KSBSI Sultra, Iswanto Sugiarto, meminta sengketa diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Menurutnya, buruh tidak boleh menjadi korban konflik yang bukan disebabkan oleh para pekerja.

Ia mengingatkan penghentian operasional mengancam upah, kepastian kerja, dan kesejahteraan ratusan keluarga buruh.

KSBSI meminta Polda Sultra menangani laporan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum.

Direktur PT Toshida Indonesia, La Ode Adi Rusman, membenarkan operasional perusahaan masih terhenti akibat dugaan pemalangan.

Ia menyebut kondisi tersebut berpotensi mengurangi penerimaan negara dari sektor pertambangan dan mengancam pekerja dirumahkan.

Menurut Adi Rusman, PT Toshida telah mengantongi RKAB dengan target produksi 750 ribu metrik ton bijih nikel.

Perusahaan juga mengklaim gangguan operasional diduga dilakukan pihak yang mengatasnamakan PT Rimau dan PT Surya Lintas Gemilang. Klaim tersebut masih memerlukan pembuktian melalui proses hukum.

PT Toshida telah melaporkan dugaan pemalangan tersebut ke Polda Sulawesi Tenggara pada 4 Agustus 2026.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -