KENDARIKINI.COM — Basarnas Kendari mencari La Baadi, 63, warga Desa Wuna, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna, yang diduga hilang di hutan.
Laporan kondisi membahayakan manusia itu diterima Comm Centre KPP Kendari, Sabtu (5/9/2026), pukul 15.40 Wita.
Informasi tersebut disampaikan Abdul Kadir, keponakan korban, yang melaporkan La Baadi belum kembali dari hutan.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna diberangkatkan menuju lokasi kejadian pukul 16.05 Wita.
Jarak tempuh dari Unit Siaga SAR Muna menuju lokasi kejadian diperkirakan mencapai 34 kilometer.
Kepala KPP Kendari Amiruddin A.S. menyebut, pencarian sebelumnya telah dilakukan keluarga dan warga setempat.
Pencarian dilakukan di sekitar lokasi korban memasang jerat ayam hutan. Namun, korban belum ditemukan.
“Pencarian masih terus dilakukan dengan hasil nihil hingga informasi ini diterima,” demikian keterangan KPP Kendari.
Berdasarkan kronologi, korban pergi memasang jerat ayam hutan di sekitar hutan Desa Wuna, Kamis (3/9/2026), pukul 07.00 Wita.
Hingga keesokan harinya, korban belum kembali. Keluarga dan warga kemudian melakukan pencarian di lokasi.
Mereka menemukan tempat air minum dan kotak rokok milik korban. Namun, keberadaan La Baadi belum diketahui.
Dalam operasi tersebut, unsur yang terlibat meliputi SMC dan staf, Unit Siaga SAR Muna, aparat desa, warga, serta keluarga korban.
Tim menggunakan rescue car, peralatan medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, dan perlengkapan keselamatan lainnya.
Cuaca di lokasi dilaporkan cerah berawan. Angin bertiup 14 kilometer per jam dari arah timur laut.*













