Jumat, Juli 10, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dewan Desak Penertiban Anak Jalanan di Kendari

KENDARI, KENDARIKINI.COM – DPRD Kota Kendari mendesak penertiban anak jalanan menjelang agenda internasional UCLG ASPAC.

Fenomena anak jalanan dinilai kian meresahkan dan mengganggu ketertiban serta kenyamanan masyarakat di Kota Kendari.

Anggota Komisi III DPRD Kendari, LM. Rajab Jinik, menegaskan persoalan ini bukan lagi isu sosial biasa.

Ia menyebut aktivitas anak jalanan sudah berdampak pada keselamatan pengguna jalan dan ketertiban umum.

Menurutnya, kejadian kecelakaan hingga korban jiwa pernah terjadi akibat aktivitas di jalan raya.

Rajab juga menyoroti praktik meminta uang secara paksa yang mengganggu pengendara di lampu merah.

Ia menduga adanya pola terorganisir di balik aktivitas anak jalanan tersebut.

Selain itu, banyak anak jalanan yang terjaring razia bukan berasal dari Kota Kendari.

Beberapa bahkan diduga berasal dari luar daerah hingga luar Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kondisi ini menunjukkan adanya mobilisasi yang perlu ditindak secara sistematis oleh pemerintah.

Meski fasilitas penampungan terbatas, penertiban tetap harus dilakukan secara konsisten.

Rajab menilai pola “kucing-kucingan” antara petugas dan anak jalanan menunjukkan penanganan belum efektif.

Ia mengusulkan pengawasan rutin di persimpangan dan penguatan Satpol PP bersama Forkopimda.

Penertiban dinilai penting untuk menjaga citra Kendari sebagai tuan rumah event internasional.

Menurutnya, keberadaan anak jalanan bisa mencoreng wajah kota di mata tamu asing.

Ia juga mendorong kolaborasi antara Pemkot dan Pemprov Sultra dalam penanganan masalah ini.

Penanganan diharapkan tidak hanya penertiban, tetapi juga pembinaan berkelanjutan bagi anak jalanan.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -