Kamis, Juli 9, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dugaan Penyelewengan Gizi di RSUD Bahteramas, FORKAD Desak Audit dan Pansus

KENDARI, KENDARIKINI.COM – Dugaan penyelewengan logistik pangan mencuat di RSUD Bahteramas Kendari.

Sejumlah oknum Instalasi Gizi diduga membawa pulang bahan makanan pasien.

Temuan ini berdasarkan investigasi Forum Kajian Advokasi Kebijakan dan Demokrasi (FORKAD-SULTRA).

Ketua FORKAD-SULTRA, Erlan, menyebut tindakan tersebut pelanggaran serius pelayanan kesehatan.

“Ini menyangkut hak dasar pasien atas asupan gizi sesuai standar,” tegasnya.

Ia menilai logistik pangan merupakan bagian layanan medis yang dibiayai anggaran pemerintah.

Jika benar, praktik ini merugikan pasien dan mencederai kepercayaan publik.

Erlan juga menyoroti dugaan pembiaran oleh manajemen rumah sakit.

Bahkan, oknum terduga disebut mendapat promosi sebagai Kepala Instalasi Gizi.

“Ini memprihatinkan jika pelanggaran justru berujung jabatan strategis,” ujarnya.

FORKAD-SULTRA mendesak DPRD Sultra segera memanggil manajemen RSUD Bahteramas.

Mereka juga meminta pembentukan panitia khusus untuk mengusut kasus secara transparan.

Selain itu, Inspektorat dan BPK diminta melakukan audit menyeluruh.

“Harus ada audit total agar anggaran tidak disalahgunakan,” kata Erlan.

Upaya konfirmasi ke manajemen RSUD belum mendapat tanggapan terbuka.

Direktur dan Wakil Direktur disebut belum memberikan pernyataan resmi.

Namun, Direktur RSUD Bahteramas dr. Sukirman memberi klarifikasi singkat.

“Isu ini menjadi dasar penyegaran staf di bidang gizi,” katanya.

Hingga kini, belum ada penjelasan rinci terkait dugaan tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut layanan gizi pasien.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -