KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara merilis perkembangan inflasi daerah Mei 2026.
Data tersebut disampaikan Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, dalam siaran pers, Selasa (2/6/2026).
BPS mencatat inflasi tahunan atau year-on-year (y-on-y) Sultra sebesar 4,07 persen.
Inflasi tersebut tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) yang mencapai 113,14.
Kota Baubau menjadi wilayah dengan inflasi tertinggi, yakni 5,11 persen dengan IHK 114,15.
Sementara Kabupaten Konawe mencatat inflasi terendah sebesar 2,59 persen dengan IHK 112,65.
Kenaikan inflasi dipengaruhi meningkatnya harga pada sejumlah kelompok pengeluaran masyarakat.
Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami kenaikan tertinggi sebesar 5,38 persen.
Transportasi juga meningkat 5,02 persen, disusul pendidikan sebesar 4,03 persen.
Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat kenaikan tertinggi mencapai 8,74 persen.
Selain itu, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik 2,39 persen.
Kelompok kesehatan mengalami kenaikan 0,25 persen selama periode pengamatan.
Informasi, komunikasi, dan jasa keuangan tercatat naik sebesar 0,98 persen.
Sementara kelompok pakaian dan alas kaki mengalami deflasi sebesar 0,02 persen.
BPS juga mencatat inflasi bulanan atau month-to-month (m-to-m) sebesar 0,92 persen.
Adapun inflasi tahun kalender atau year-to-date (y-to-d) mencapai 3,22 persen.*










