Sabtu, Juli 11, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Reklamasi Terkesan Diabaikan hingga Lubang Tambang Bombana Telan Korban, AP2 Desak Polri Tindaki PT Panca Logam

BOMBANA, KENDARIKINI.COM – Lubang bekas tambang emas di Desa Wumbubangka kembali memakan korban jiwa.

Dua warga tewas tertimbun longsor, satu kritis, dan lainnya luka-luka di Rarowatu Utara, Bombana.

Insiden ini bukan pertama. Pada 2021, lima penambang ilegal tewas di lubang sedalam 15 meter.

Kasus lain, seorang warga dilaporkan jatuh ke lubang bekas tambang yang belum direklamasi.

Sorotan mengarah ke PT Panca Logam Group yang diduga mengabaikan reklamasi sejak beroperasi 2009.

Ketua AP2 Indonesia, Fardin Nage, menyebut tragedi ini akibat kelalaian yang berlangsung lama.

“Lubang tambang dibiarkan terbuka tanpa reklamasi sejak awal operasi,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, kondisi tanah labil dan dinding galian rawan runtuh saat musim hujan.

Ia menilai kawasan itu menjadi ancaman serius bagi warga yang beraktivitas di sekitarnya.

Fardin menyebut korban terus berjatuhan tanpa penanganan menyeluruh dari pihak terkait.

Ia menilai ada kegagalan pengawasan pemerintah dan penegakan hukum terhadap perusahaan.

AP2 Indonesia mendesak Polri mengusut dugaan kejahatan lingkungan dan memproses pihak perusahaan.

“Ini bukan sekadar pelanggaran administrasi, tetapi sudah menyebabkan hilangnya nyawa,” tegasnya.

Selain itu, aktivitas tambang diduga tetap berjalan tanpa dokumen RKAB yang sah.

Aktivitas bahkan disebut berlangsung meski lokasi sempat disegel Satgas PKH.

Fardin juga menyinggung dugaan adanya perlindungan oknum terhadap aktivitas tambang tersebut.

Ia meminta pemerintah segera menghentikan operasi dan melakukan audit menyeluruh.

Hingga kini, pihak PT Panca Logam Group belum memberikan tanggapan resmi.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -